Ahyar-Mohan Pecah Kongsi

Ahda Gugur, TGH Mujiburrahman Masuk Radar Pendamping Mohan

MATARAM – Pertarungan politik di Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Mataram 2020 bakal seru. Dua kekuatan besar yaitu H Ahyar Abduh dan H Mohan Roliskana, yang hampir 10 tahun bersama memimpin Kota Mataram, diprediksi bakal pecah kongsi di kontestasi politik tahun ini.

Pasalnya, nama putra sulung Ahyar, yakni H Badruttamam Ahda atau Ahda dipastikan gugur dalam daftar penjaringan DPD Partai Golkar Kota Mataram.
Nama Ahda kini kosong dalam daftar bakal calon (balon) Wakil Walikota Mataram 2020. Lantaran, Ahda absen alias tidak hadir mengikuti agenda penyampaian visi misi bakal calon (balon) Walikota dan Wakil Walikota Mataram yang sekaligus agenda Rapat Pleno Diperluas DPD Golkar Kota Mataram, di Gedung Sime Darby Matatam, Sabtu (11/01) siang. Padahal, Ahda sebelumnya resmi mendaftarkan diri sebagai kandidat calon wakil walikota bersama sejumlah nama lainnya di penjaringan DPD Golkar Kota Mataram waktu lalu.

Sekretaris DPD Golkar Kota Mataram, Usman TS menegaskan, balon walikota dan wakil walikota yang tidak menyampaioan visi misi dipastikan gugur di penjaringan Partai Golkar. Akan tetapi, pihaknya hanya memproses nama-nama yang ikut dalam agenda tersebut untuk ditindaklanjuti atau diteruskan ke DPD I Golkar NTB.

Dia menyebutkan ada dua nama yang tidak menyampaikan visi misi. Diantaranya, Ahda sebagai pendaftar balon wakil walikota dan Ahsanul Khalik sebagai pendaftar balon walikota. Apakah dua nama itu langsung gugur? Usman menegaskan, yang bersangkutan otomatis gugur di dalam proses penjaringan selanjutnya. Alias tidak akan ditindaklanjuti ke meja pengurus DPD Golkar NTB.

“Otomatis gugur. Karena dia tidak sampai kemarin (arena penyampaian visi misi). Sehingga, kami tidak melanjutkan ke provinsi,” ungkap dia.
Dia menyebutkan, ada delapan calon kandidat yang resmi mendaftar di penjaringan. Namun, hanya enam orang yang menyampaikan visi misi. Dua pendaftar untuk balon walikota atas nama H Mohan Roliskana, yang juga ssbagai Ketua DPD Golkar Kota Mataram, dan Imam Sofian. Kemudian untuk balon wakil walikota, ada H Irzani, Haifa Akbar, H Baihaqi, dan TGH Mujiburrahman yang juga politisi ulung Golkar.

BACA JUGA  Gubernur Perintahkan Pasang Papan Nama Bandara ZAM, Begini Jawaban PT Angkasa Pura

Usman mengaku, pihaknya jauh-jauh hari sudah menyampaikan atau mengonfirmasi kehadiran kepada semua balon untuk memastikan diri hadir dalam acara penyampaian visi misi.

“Yang tidak menyampaikan informasi kehadiran hanya H Baduttamam Ahda, Lc. Sedangkan yang lain (balon wakil walikota) sudah siap semua,” beber dia.

Yang menarik perhatian, yaitu munculnya nama TGH Mujiburrahman dalam daftar penjaringan balon Wakil Walikota Mataram 2020. Padahal, nama politisi ulung Golkar yang sekaligus anggota DPRD NTB itu sebelumnya tidak santer terdengar dalam daftar balon wakil walikota. Bahkan, kabar beredar bahwa TGH Mujiburrahman tidak ingin tampil di kancah Pilkada Kota Mataram tahun ini. Hanya saja, belakangan ini, namanya sudah santer mencuat ke permukaan baik di kalangan masyarakat atau internal Golkar sendiri sebagai kandidat yang bakal menjadi pendamping Mohan di kontestasi Pilkada 2020. Bahkan, sudah beredar paket balon pasangan HARUM (H Mohan Roliskana dan TGH Mujiburrahman) di media sosial khususnya.

Sehingga, peluang menjadi pendamping Mohan untuk tampil di Pilkada Kota Mataram tampaknya kian terbuka. Apalagi, nama TGH Mujiburrahman sudah masuk dalam daftar balon wakil walikota yang ikut disodorkan ke tingkat DPD I Golkar NTB. Bersama tiga balon kandidat wakil walikota lainnya, yaitu H Irzani, Haifa Akbar dan H Baihaqi. Sedangkan Ahda sudah gugur dalam daftar.

Disinggung mencuatnya atau peluang pake pasangan “HARUM”, Usman enggan berkomentar panjang. Sejauh ini, pihaknya belum membicarakan paket pasangan. Sehingga kabar balon pasangan tersebut belum fix. Karena, masih ada proses berikutnya di internal Golkar. Yaitu semua balon yang sudah menyampaikan visi misi akan diterusakan ke DPD I Golkar NTB untuk diproses atau digodok lebih lanjut sesuai mekanisme partai.
“Masalah siapa pasangannya Pak Mohan, nanti diputuskan di DPD I bersama Pak Mohan juga selaku calon walikota yang kita ajukan sebagai kader terbaik di Kota Mataram. Yang akan kita rekomendasikan untuk jadi calon walikota. Sedangkan wakilnya dia tentukan sendiri berdasarkan hasil rapat koordinasi di provinsi. Tergantung selesainya di pusat (DPP Golkar) nanti,” terang Usman.

BACA JUGA  NTB Perkuat Program Penanggulangan Kemiskinan

Kenapa Ahda tidak hadir menyampaikan visi misi? Ditemui terpisah, Ahda mengaku tidak sempat menyampaikan visi misi. Karena memang beberapa agenda lain dalam waktu bersamaan dengan jadwal penyampaian visi misi yang digelar oleh DPD Golkar Kota Mataram. Sehingga, tidak adak waktu menghadiri agenda di Golkar.
Tampaknya Ahda lebih memilih menghadiri acara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Holel Grand Legi dan acara penyampaian visi misi yang digelar oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Hotel Lombok Raya. Di PKB sendiri, Ahda bersama mantan Sekda Kota Mataram, HL Makmur Said. Diketahui, dua kandidat itu secara paket pasangan resmi mendaftrakan diri lewat penjaringan PKB. Begitu pun di beberapa partai lainnya, mereka berdua mendaftar secara paket pasangan.

“Diharapkan hadir di PPP larena kita mendaftar di PPP. Kemudian yang kedua di PKB. Dan ndak ada waktu untuk di Golkar,” terang Ahda yang didampingi HL Makmur Said usai keduanya menyampaikan visi misi di PKB. (cr-zak)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Wakil Gubernur Resmikan Desa Wisata Sekawan Sejati

Read Next

Bank NTB Syariah Tumbuh Subur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular