Aneh, Semua Prades di Mertak Tombok Mundur

PRAYA—Puluhan warga Desa Mertak Tombok, Kecamatan Praya hearing ke Kantor DPMD, Inspektorat dan Kantor Camat Praya, kemarin. Aksi ini ditengarai karena seluruh perangkat desa (Prades) yang mengundurkan diri secara tiba-tiba. Hal ini pun membuat pelayanan di kantor desa lumpuh total.

Koordinatior aksi warga, Asmanik menyampaikan, mundurnya semua Prades ini merupakan fenomena langka. Sebab, hal ini sangat mengganggu karena pelayanan hanya dilakukan oleh Kades bersama satu orang staf yang diangkat sementara. Atas persoalan tersebut ia pun menceritakan, jika pengunduran masal Prades dilakukan beberapa hari lalu dan tanpa ada pemberitahuan. Dimana, saat itu Kades sedang mendapat pelatihan.

“Tidak ada masalah kalau mereka mau mengundurkan diri. Tapi yang menjadi persoalan yakni kenapa sebelumnya mereka tidak ada pemberitahuan. Hal ini sangat berdampak dengan pelayanan yang ada saat ini, karena tidak mungkin Kades bisa bekerja hanya ditemani satu orang saja,” jelasnya.

Dijelaskan juga, bahwa pengunduran diri Prades itu kuat dugaan sudah direncanakan sebelumnya. Sebab, ada terjadi permasalahan di internal desa. Mengingat, saat ini Inspektorat sedang melakukan audit terkait dana desa yang dikelola beberapa waktu lalu.

BACA JUGA  Qomar Bidik Kursi Bupati

“Ini ada indikasi dana yang ada sebelumnya tidak digunakan maksimal. Makanya tidak berselang lama Inspektorat turun, malah Prades ini mengundurkan diri,” ungkapnya.

Tidak hanya meminta adanya kejelasan terkait pengunduran Prades, pihaknya juga meminta agar Pemdes terbuka kepada masyarakat. Mengingat, selama ini berbagai pekerjaan yang ada di desa tidak pernah diketahui oleh masyarakat. Terutama soal jumlah dana yang dikelola.

“Begitu juga dengan kantor desa yang sebelumnya dirusak. Kasihan warga yang akan mengurus berbagai administari. Mohon Pemdes menyikapi itu,” tambahnya.

Sementara itu Kades Mertak Tombok, Lalu Amrullah mengaku, komunikasi dengan para Prades sangat baik selama ini. Hanya saja, tanpa alasan yang jelas, setelah dirinya pulang dari pelatihan ternyata Prades tidak ada yang masuk kantor dan menyatakan mengundurkan diri.

BACA JUGA  MLG Promosikan Produk UKM Bonjeruk

“Mereka mengundurkan diri tanpa pernah mengeluarkan sepatah katapun. Tapi itu dilakukan lewat media sosial ada, yang jelas awalnya tidak ada masalah. Bahkan saya baik- baik saja sama mereka saat masih bekerja,” jelasnya.

Atas persoalan ini, ia pun curiga jika penyebab bawahannya mengundurkan secara masal karena saat ini Inspektorat sedang melakukan audit. Dimana, banyak diantara mereka yang diperiksa untuk mengetahui penggunaan dana desa sebelum dirinya menjabat. (tar)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Penjualan Astra Motor Ampenan Naik 12 Persen

Read Next

Timnas U-22 Indonesia Kunci Juara Piala AFF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular