Bagi Hasil dari Pusat Turun, Provinsi Naik

ilustrasi

KLU—Kabupaten Lombok Utara (KLU) setiap tahun mendapat alokasi bagi hasil pajak terhadap sejumlah pendapatan yang ditangani provinsi maupun pemerintah secara langsung. Namun bagi hasil dari pusat akan mengalami penurunan. Sebaliknya, bagi hasil dari pemerintah provinsi informasinya naik. “Untuk pusat memang ada terjadi penurunan dari sebelumnya,” kata Wakil Bupati Lombok Utara, H Sarifudin, belum lama ini.

Penurunannya cukup drastis, dari Rp 37,24 miliar menjadi Rp 32,62 miliar. Ini diperkirakan akibat penurunan asumsi penerimaan negara dari sumberdaya alam di APBN 2020.

“Sementara dari provinsi naik menjadi Rp 51,19 miliar dari Rp 41,46 miliar,” sebutnya.

Penurunan bagi hasil pajak dari pusat itu dibenarkan Kepala BPKAD KLU, Sahabudin. Hal itu disebabkan kondisi perekonomian Indonesia saat ini. “Tapi nanti kita lihat hasil realisasinya, itu yang akan menentukan,” kata dia.

Mantan Kadis Dukcapil KLU ini mengatakan, penurunan itu masih estimasi. “Apa yang ditransfer ke daerah itu nanti berdasarkan realisasi,” sambungnya.

berdasarkan informasi dari Kementerian Keuangan, penurunan itu karena kondisi ekonomi global. Sehingga berpengaruh pada perekonomian Indonesia. Untuk mendongkrak ke angka awal, harus meningkatkan investasi yang masuk. Hal ini tentunya harus difasilitasi, mengingat kebijakan investasi juga kebijakan pusat.

“Perlu adanya kerjasama antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat,” tegasnya.

Kata Sahabudin, pemkab hanya memberikan fasilitas percepatan mengurus perizinan. Sebagai bentuk insentif pada investor. “Kalau insentif dari pemerintah pusat bisa saja mungkin dengan pajak,” jelasnya.

BACA JUGA  Lombok Utara Tampil di APKASI Otonomi Expo 2019


Bagi hasil pajak, lanjutnya, merupakan pajak penghasilan. Pertambahan nilai ini menjadi kewenangan pusat. Seperti pajak penghasilan PPA21 dan PPA22. Itu yang dibagi ke seluruh Pemda secara merata.

“Kalau bagi hasil propinsi, itu kewenangan propinsi yang ditransfer ke daerah kabupaten,” pungkasnya.
(dhe/r3)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Melihat Kisah Hidup Papuq Mune

Read Next

19 Ribu Kendaraan Nunggak Pajak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular