Batujai Petakan Objek Wisata

DILATIH: Sejumlah pengerajin tenun di Desa Batujai sedang praktek pencelupan pewarnaan benang secara alami beberapa waktu lalu. ( IST/RADAR MANDALIKA )

PRABAR—Setelah dilaunching 14 Januari lalu, objek wisata Desa Batujai, Kecamatan Praya Barat terus berbenah. Salah satunya dengan melakukan pemetaan objek wisata di masing-masing dusun.

Kades Batujai, Alwan Wijaya mengatakan, potensi wisata yang dimiliki desanya kini mulai berkembang. Mulai dari wisata seni budaya, kuliner khas Batujai, wisata religi dan kerajinan tenun. Seni budaya sendiri katanya, ada budaya tradisi ngendang, peraje sunat, peresean dan tradisi budaya lainnya. Oleh karenanya, agar pembinaan dan pemberdayaan ini maksimal, Pemdes mulai melakukan pemetaan lokasi wisata. Misalnya, objek wisata budaya terpusat di Dusun Mengilung dan Poen. Sedangkan kuliner di Dusun Petak dan wisata tenun di Dusun Keluke.

BACA JUGA  Sosialisasi TBC, Bakan Gandeng Puskesmas Langko

“Mungkin setelah Pileg baru kita action serius karena penggagas desa wisata ini banyak yang sedang nyaleg juga,” ungkapnya.

Dikatakan, dalam memaksimalkan potensi ini pihaknya yakin berjalan sesuai dengan master plan yang ada. Sebab, para pelaku wisata  banyak dari Batujai dan sudah siap membantu. Salah satunya dengan mengundang para pengelola travel untuk bermitra. Harapannya, mereka semua menjadi patner dalam promosi.

“Selain itu kami berharap juga dari BPPD Loteng serius membina kami. Jangan sampai, hanya muncul saat melaunching saja namun diakhir tidak ada gebrakan,” sentilnya.

Untuk mendukung itu tambahnya, Pemdes sedang mengupayakan agar pembenahan infrastruktur kawasan wisata masuk dalam program tahun ini. Termasuk juga dalam program enam tahun ke depan melalui RPJMDes. Sebab, dari segi jalan, lapak dan infrastruktur lainnya masih belum maksimal. Tidak hanya itu, Pemdes juga bakal mengarahakan BUMDes berperan aktif dalam pengembangan potensi wisata ini. Dengan harapan, adanya desa wisata ini bisa menjadi motor penggerak kebangkitan ekonomi masyarakat.

BACA JUGA  Bantuan, Jangan Dijadikan Bisnis

“Misalnya, untuk kerajinan tangan masyarakat seperti tenun dan lainnya bisa diberdayakan oleh BUMDes,” pungkasnya. (tar)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Selong Belanak Gandeng Mahasiswa Unram

Read Next

Bazar Desa Meriahkan Bau Nyale 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular