Diusir, Kabid: Saya Nggak Diusir

DOK RADAR MANDALIKA Muhammad Fauzan

MATARAM – Kepala Bidang (Kabid) SMA Dikbud NTB, Muhammad Fauzan angkat bicara soal pemberitaan yang menyebutkan dirinya diusir oleh Komisi V DPRD NTB. Waktu itu saat berlangsung rapat dengar pendapat (RDP), Rabu (08/01). Fauzan membantah keras kabar dia diusir. Komisi V hanya mengingatkan RDP akan diagendakan kembali.

“Saya nggak diusir,  waktu itu mereka bilang RDP akan di agendakan ulang,” tegas Fauzan di Mataram, kemarin.

Komisi V mengundang Dikbud beserta jajarannya untuk membahas berbagai masalah di dunia pendidikan. Namun saat itu dari enam Kabid terlihat tiga Kabid saja yang mendampingi Kadis, Rusman sementara tiga Kabid yang dianggap strategis (SMA, SMK dan SLB) justru tidak terlihat.

“Dan ini jadi pelajaran Pak Kabid ya,  kata TGHM Fikri. Cuman itu aja,” ujar Fauzan meniru ucapan Ketua Komisi V.

BACA JUGA  Pemkot Lengkapi Sarana Prasarana Penunjang

Fauzan mengatakan, terlambat hadir bukan lantaran disengaja apalagi sampai ada kesan tidak menghargai lembaga legislative. Namun banyak kegiatan yang dilakukan hari itu.

“Bukan tidak menghargai, sangat menghargai makanya datang,” jelasnya.

Di hari itu, dia menerima kedatangan anggota dewan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) di Kantor Dikbud. Setelah itu melakukan koordinasi dengan Inspektorat terkait ada masalah salah satu sekolah di Bima. Namun saat ini masalah tersebut telah selesai.

Kadis dan Kabid SMA dikabarkan tidak harmonis bahkan dianggap tidak loyal atasan. Saat itu Pimpinan komisi meminta Kadis-nya agar menelepon Kabid yang tidak hadir. Namun ungkapan dewan itu dibantah keras Fauzan. Selama ini mereka selalu kompak dalam bekerja. Dikbud telah banyak meraih prestasi nasional.

BACA JUGA  Pemprov Ngaku Tak Ada Wewenang

“Itu kan kata mereka,  buktinya Dikbud di bawah komando Pak Kadis Dikbud Provinsi banyak meraih prestasi Nasional,” katanya.

Fauzan justru balik bertanya nanti kalau komisi V rapat lalu ada anggotanya yang tidak hadir karena berhalangan, apa lalu dibilang tidak kompak dengan ketuanya. Apa yang disampaikan Komisi apalagi terkait kabar miring, lagi-lagi dibantah Fauzan dewan hanya melihat dan mendengar cerita saja.

“Ya itu kan kata mereka yang hanya melihat dan mendengar cerita. Fakta kami semua di Dikbud sangat kompak,” katanya.

Disinggung Dewan hanya asal bicara ia, Fauzan hanyatersenyum.”Hehehehe,” jawab Fauzan tertawa.

Terkait dengan rencana RDP kembali, Fauzan belum bisa membenarkan. “Itu juga kata mereka. Kita tunggulah nanti undangannya,” pungkasnya. (jho/r1)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Kepala Dikbud NTB Kabarnya Diberhentikan

Read Next

KPK Geledah Tiga Lokasi di Sidoarjo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular