Dr.Zaki Nahkodai DMI Lombok Utara

Sekretaris Pengurus DMI Provinsi NTB saat melantik Pengurus DMI Lombok Utara di Aula Kantor Bupati. (Humas for Radar Mandalika)

KLU – Kabupaten Lombok Utara kini telah memiliki lembaga pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI). Sesuai keputusan Rakerda I Dewan Masjid Indonesia (DMI) pada Nopember 2018 lalu.
Tertuang dalam SK Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 183/SK/PW-DMI/XI/2018 tentang Pengesahan Pengurus dan Personalia Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Lombok Utara. Diputuskan Dr.Zaki Abdilah sebagai Ketua Harian DMI Lombok Utara.
Sekretaris pimpinan wilayah DMI NTB Dr. Ir. Mashur, MS, melantik pengurus dan personalia Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia KLU masa bakti 2018-2023, di aula Kantor Bupati (15/2).
Hadir pula dalam pelantikan tersebut, Sekda KLU Drs. H. Suardi, MH, Kepala Kemenag KLU H. Mukhsin, M.Pd.I, para Asisten, Kepala OPD lingkup Pemda KLU, Camat Tanjung Samsul Bahri, MM., Camat Bayan Intiha, S.IP dan pengurus DMI yang dilantik.
Adapun pengurus daerah DMI KLU yang dilantik, diantaranya Majelis Pimpinan Harian Ketua Dr. H. Muhammad Zaki Abdillah, Lc.MA, Wakil Ketua H. Faridi, Lc, Sekretaris Amrullah Hasim, SH., Wakil Sekretaris Sulaiman, Bendahara H Sayid Abdurrahman, S.Pd, Wakil Bendahara L. Maliki, S.Pd dan bidang-bidangnya.
Usai melantik pengurus dan personalia PD DMI KLU Sekretaris Pimpinan Wilayah NTB DMI Dr. Ir. Mashur, MS., dalam sambutannya menyampaikan selamat menjalankan amanah.

“Tantangan ke depan kita dalam pemberdayaan umat ini tidaklah mudah, sehingga peran dari DMI penting dalam pengembangan umat,” ujarnya.

Lanjutnya lagi, kita berharap bersama Kemenag dapat menginisiasi Rakerda DMI dalam rangka konsolidasi organisasi DMI KLU. Selanjutnya pembentukan DMI cabang dan ranting. Pemberdayaan ekonomi umat, sinergi dengan donatur yang membangun masjid.
Pada kesempatan itu, Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH. MH., mengawali sambutannya menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus DMI KLU. 
“Bagaimana caranya menjadikan masjid itu sebagai pusat kegiatan masyarakat, apakah dibidang ekonomi, sosial dan pendidikan sehingga masjid bisa berfungsi selain sebagai tempat ibadah, tapi juga tempat pendidikan Alqur’an. Masjid itu bukan hanya tempat sholat, tetapi juga tempat ibadah-ibadah sosial, masjid juga sebagai tempat pemberdayaan umat,” tutur bupati.
Bila usaha dakwah dan pemberdayaan kita jalankan, lanjut bupati, masjid bisa menjadi pusat aktivitas masyarakat untuk pemberdayaan umat. Acara diakhiri dengan pembacaan do’a dan pemberian ucapan selamat kepada pengurus PD DMI KLU yang baru dilantik. (dhe/r04)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
BACA JUGA  Produksi Sapi Hasil IB Lampaui Target

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Penjualan Mutiara Turun 75 Persen

Read Next

Apa Kabar Program WUB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular