Duh, Mentan Dianggap PHP

ILUSTRASI

MATARAM – Kontak Tani Nelayan Andalan (KKTNA) NTB menagih bantuan bibit jagung hibrida yang dijanjikan Kementerian Pertanian (Mentan). Padahal sebelumnya, pihak kementerian sudah menjanjikan hal tersebut sejak beberapa bulan lalu. Saat itu Bidang Perencanaan Dinas Pertanian NTB melakukan rapat di Bali. Saat itu, Kementerian Pertanian siap membantu petani di NTB untuk 259.000 hektare lahan. Sebelumnya yang diusulkan seluas 399.800 hektare.

“Janjinya 1 hektare dapat 15 kg benih jagung. Tapi sekarang sudah masuk musim hujan, harusnya sudah ada bantuan itu,” ujar Ketua KKTNA NTB, Khairul Warisin.

Dia menjelaskan, calon petani calon lokasi (CPCN) sejak bulan lalu sudah tuntas didata. Kelompok taninya juga sudah jelas. Sedangkan produksi jagung yang dihasilkan NTB selama ini selalu membantu ketersediaan stok jagung secara nasional. Terlebih setiap panen, NTB selalu menghasilkan sekitar 2,1 juta ton jagung.

BACA JUGA  52 Program Unggulan untuk ‘NTB Gemilang’

“Kalau tidak ada bantuan bibit, berarti tidak ada lagi 2,1 juta ton itu,” cetusnya.

Politisi Partai Gerindra itu juga menyayangkan, lantaran bantuan itu urung dikirim, jangan sampai petani menjadi korban PHP.

“Kita harap Desember ini bantuan itu bisa diterima petani,” tegas mantan Wakil Bupati Lotim tersebut.

Di sisi lain, pihaknya akan mendesak kementerian untuk menyalurkan bantuan benih jagung tersebut. Bahkan sebelumnya, KKTNA sudah bersurat mengetahui Gubernur NTB. Namun sampai sekarang bantuan itu belum juga ada kejelasan. (jho)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Eratkan Kebersamaan Antar Pekerja Sosial, Dinsos Lobar Gelar Jambore

Read Next

Panglima TNI Diminta Siagakan Pasukan, Serang Abu Sayyaf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular