“Geli”, Dirut Poltekpar Buka Suara

JHONI SUTANGGA /RADAR MANDALIKA KAMPUS BARU: Wartawan Radar Mandalika saat menunggu pertemuan dengan pihak Poltekpar Lombok, beberapa waktu lalu.

MATARAM – Pihak Politeknik Pariwisata Lombok (PPL), merespons rencana Komisi V DPRD NTB untuk memanggil pihak Poltekpar dalam agenda, Rapat Dengar Pendapat (RDP). “Kami sangat welcome jika anggota dewan kita memberikan perhatian  untuk kemajuan lembaga yang kita cintai ini,” ungkap Dirut Poltekpar Lombok, Hamsu Hanafi kepada Radar Mandalika saat dikonfirmasi, kemarin.

Hamsu juga menyindir media yang tidak melakukan konfirmasi kepada pihak Poltekpar atas isu yang viral di media sosial tentang Poltekpar. Misalnya, soal pengiriman pelajar NTB ke Taiwan yang notabeni orang Makassar. Lalu ada juga kabar miring didengar dewan setiap penerimaan mahasiswa baru, ada dugaan main titip oleh oknum pejabat tertentu.

BACA JUGA  SELLY JADI PENANTANG KUAT MOHAN

“Sayang memang berita sudah viral sebelum mendapat konfirmasi dari Manajemen PPL,” tegasnya.

Poltekpar sendiri berharap berita yang viral selama ini, tidak merugikan pengembangan SDM pariwisata. Karena pengembangan SDM PPL sebaiknya dilihat secara komprehensif sejak dari awal dibuka tahun 2016, sampai sekarang dan tidak dilihat secara parsial saja yang bisa menimbulkan persepsi yang berbeda.

“Terima kasih Infonya, Salam Pesona Indonesia,” jawabnya.

Dirut Poltekpar juga membeberkan, jika dirinya pernah bertemu dengan Sekda Loteng HM Nursiah. Dirut berharap semoga semuanya baik saja.

Sebelumnya, anggota DPRD NTB terus menyorot Poltekpar Lombok. Lebih-lebih soal informasi miring yang menimpa Poltekpar.”Siap, Komisi V pasti akan bersikap,” tegas Ketua Komisi V DPRD NTB, TGH Mahally Fikri kepada wartawan di Mataram, pekan lalu.(jho/r1)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Parah, 14 Remaja di Mataram Positif Narkoba

Read Next

GIZI BURUK DI NTB MENINGKAT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular