Gubernur Tegas, Nama BIL Dirubah

DIKI WAHYUDI/RADAR MANDALIKA JANGAN GADUH: Maskapai Air Asia terlihat tengah parkir di tempat parkir, kemarin.

MATARAM – Warga tidak perlu lagi memperdebatkan perubahan nama Bandara Internasional Lombok (BIL). Pemerintah Provinsi (Pemprov) memastikan nama BIL akan berubah menjadi Bandara Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) tetap dilakukan. Itu berdasarkan SK Menhub Nomor PK 1421 tahun 2018.

“Sikap Pemprov sudah jelas menyetujui keputusan pemerintah pusat,” tegas gubernur NTB, Zulkieflimansyah kepada Radar Mandalika , kemarin.

Gubernur mengatakan, untuk menghindari kegaduhan dia sendiri sedang mempertemukan berbagai pihak terutama yang  selama ini masih keras menolak perubahan BIL dengan nama yang diambil dari nama pahlawan Nasional. Pertemuan itu tentunya dalam rangka menemukan jalan terbaik. Gubernur juga mengaku tengah menjalani janji yang disampaikan kepada pihak pro yang mana Pemrov meminta waktu satu minggu untuk menyelsaikan polemik yang bermunculan di tengah masyarakat. Agenda pertemuan dan dialog dilakukan pemerintah supaya tidak ada lagi gejolak.

BACA JUGA  BPBD Persilakan Inspektorat Audit

“Sedang berproses, sedang kami dialogkan,” ujarnya.

Zulkiefli juga meminta semua pihak agar mendorong yang kontra supaya mendukung semua langkah yang diambil pemerintah. Apalagi dari informasi yang ditemukan justru lebih banyak yang pro daripada yang kontra.

“Ya dorong yang kontra dong,” jawabnya.

Dalam penyelesaian nama bandara itu, politisi PKS itu juga meminta agar semua pihak membuat kondisi adem tidak lagi membuat kegaduhan yang bisa mengancam kondusifitas daerah.

“Coba bikin adem jangan bikin gaduh,” pinta gubernur.

Sementara itu, Wakil DPRD NTB Dapil Loteng yang dihubungi Radar Mandalika enggan berkomentar. Politisi Gerindra DPRD NTB, Lalu Sudiartawan ogah berpendapat panjang lebar.

No komen no komen,” katanya singkat dikonfirmasi terpisah.

BACA JUGA  Isvie Ogah Bicara Kursi Pimpinan Udayana

Politisi lainnya, Ruslan Turmudzi saat dihubungi Radar Mandalika beralasa tidak mendengarkan suara dengan jelas lantaran di rumahnya sedang hujan lebat. “Nanti saya telepon. Hujan di sini suaranya nggak jelas,” tutup Ruslan.(jho/r1)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Numpuk Lulusan SMK jadi Pengangguran

Read Next

Korban Gempa Bumi Belum Disentuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular