Hari Ini Jalur Senggigi Ditutup

PENGALIHAN: Inilah Informasi pengalihan arus saat perayaan Lebaran Topat yang disebar Polres Lobar melalui media sosial. ( WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA )

LOBAR—Penutupan jalan selama Lebaran Topat menuju kawasan Senggigi akan kembali diberlakukan hari ini. Seperti di tahun sebelumnya Polres Lombok Barat (Lobar) akan mulai menutup jalur Mataram-Senggigi mulai dari simpang 4 Motong pada pukul 14.00 wita. Nantinya kendaraan yang datang dari Mataram hendak menuju Senggigi akan dialihkan menuju jalur Sandik Gunung Sari hingga terus menuju Pusuk. Pihak Polres Lobar pun sudah menginformasikan penutupan itu kepada masyarakat.

Selain pengalihan arus, pihak Kepolisian juga mewaspadai kemungkinan aksi terorisme di sejumlah pos pengamanan Lebaran. Menyusul terjadinya aksi bom bunuh diri pada pos pengamanan Lebaran di wilayah Solo Jawa Tengah beberapa waktu lalu. Di samping adanya imbauan dari Kapolda NTB kepada seluruh kepolisian NTB.

BACA JUGA  Hutan Gundul Penting Dibenahi

“Pengalaman dari kejadian di Solo, dari pimpinan kita Pak Kapolda mengingatkan kepada seluruh anggota agar tetap waspada. Khususnya di pos-pos pengamanan,” terang Kapolres Lobar, AKBP Heri Wahyudi, kemarin.

Ia pun mengingatkan kepada para anggota yang berjaga untuk tidak meremehkan imbauan tersebut. Sehingga menurunkan kewaspadaan, terutama semua anggota yang melakukan kegiatan pengamanan.

“Anggota satu dengan yang lain saling melindungi. Seperti saat melakukan kegiatan patroli tidak dilakukan sendiri namun berdua sehingga anggota bisa saling membantu dan melindungi satu sama lain,” pesannya.

Heri mengatakan, meski Operasi Ketupat telah usai. Namun pihaknya memperpanjang pengamanan sampai perayaan Lebaran Ketupat. Mengingat perayaan lebaran khususnya di Lombok berakhir sampai hari ini.

BACA JUGA  Lombok Utara Akan Ikuti Pameran Investasi

Iapun mengapresiasi menurutnya sejumlah kasus selama Operasi Ketupat yang lalu. Baik untuk kasus kejahatan maupun kecelakaan lalu lintas. Dari yang tahun lalu sebanyak 9 kasus aksi kejahatan menurutn menjadi 6 kasus. Begitu juga Laka Lantas yang menurun menjadi hanya dua kasus saja.

“Ini berkat peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan dan tertib lalu lintas. Di samping kita melakukan pencegahan melalui operasi dan patroli,” pungkasnya. (win)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Lebaran Topat, Jam kerja PNS Tidak Boleh Terganggu

Read Next

Pembuatan KIA Masih Rendah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular