Instalasi Pengolahan Limbah Atasi E-Coli

MATARAM—Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram berencana membangun instalasi pengolahan limbah skala kota. Tanah seluas 3,5 hektare di wilayah Ampenan sudah dipersiapkan sebagai lokasi pembangunan Ipal ini.

“Anggaran untuk pembangunannya sekitar Rp 1,8 triliun,” kata Kepala Bapedda Kota Mataram, Amiruddin belum lama ini.

Dikatakan, keuntungan yang akan diperoleh setelah rampungnya proyek ini dikembalikan ke daerah daerah. Artinya nanti, setiap rumah-rumah tidak lagi memiliki septic tank. Melainkan akan menggunakan instalasi ini.

“Ini juga salah satu antisipasi bakteri e-coli,” kata Amiruddin.

Bagi perusahaan besar, hotel dan lainnya akan dibebankan retribusi pengolahan limbah. Dari sisi ekonomi, kata dia, akan sangat menguntungkan. “Luar biasa keuntungannya bagi kita,” imbuhnya.

BACA JUGA  Aset Pemprov Banyak, Uangnya Kemana?

Bukan hanya pemasukan dari sisi ekonomi, instalasi ini juga sebagai upaya meminimalisir penyebaran bakteri e-coli melalui septic tank yang langsung dibuang ke sungai. “Itu yang menyebabkan penyebaran bakteri e-coli,” pungkasnya. (cr-ton/r3)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Harga Tiket Mahal Masih Dikeluhkan

Read Next

Dari Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional di Lotim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular