Istigosah Wujudkan Pemilu Damai

ISTIGOSAH : Kapolres Lotim saat memberikan arahan tujuan istigosah dan tabliq akbar, untuk mewujudkan Pemilu yang aman dan damai, Sabtu (23/2) lalu. ( MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA )

LOTIM – Guna mewujudkan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 17 April mendatang, Polres Lombok Timur (Lotim) melakukan istigosah dan tabliq akbar. Istigosah diikuti para kepala desa (Kades) dan para tokoh di daerah ini, di halaman Mapolres Lotim, Sabtu (23/2) lalu.

Kapolres Lotim, AKBP Ida Bagus Made Winarta SIK mengatakan, Pilkada serentak 2018 lalu, jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 2.017. Sementara Pemilu tahun ini, jumlah TPS bertambah menjadi 3.839 TPS. Jumlah TPS sekarang dibandingkan dengan jumlah personel TNI dan Polri, masih sangat jauh.

“Alhamdulillah, Pilkada di NTB waktu lalu paling aman se Indonesia. Karena tak ada yang bersengketa sampai Mahkamah Konstitusi (MK). Ini harus kita pertahankan bersama,” terangnya.

Amannya proses Pilkada serentak lanjut Winarta, menunjukkan masyarakat sudah mulai cerdas dalam berdemokrasi dan mulai sadar hukum. Sebagai Kapolres, ia tak ingin masyarakat terpecah belah, karena sistem Pemilu ini. Suasana Pemilu, jangan sampai membuat semua pihak melakukan perbuatan zalim.

“Sistem Pemilu hanya dibuat manusia. Yang utama diikuti itu perintah Tuhan, bagaimana tetap menjalin silaturahmi. Karena silaturahmi itu adalah perintah Tuhan,” ucapnya.

Ia menegaskan, sekarang ini banyak masyarakat tergiring berita hoax. Karena berita hoax itu, atau karena terlalu senang terhadap seseorang, lantas sampai mengesampingkan Tuhan.

BACA JUGA  PBB Optimistis Menang

Perlu diingat sambung Winarta, generasi muda pasti menilai setiap proses demokrasi yang ada di daerah ini. Karena itu ia berharap, jangan sampai Pemilu menjadi kekhawatiran, saling mencaci maki, sehingga itu yang diikuti oleh generasi muda. Ia juga berharap, Pemilu nanti menghasilkan satu keteladanan, hasil yang positif dan akan menjadi pemikiran generasi muda. Bagaimana Pemilu agar mengarahkan memilih pemimpin yang rahmatan lil alamain. “Siapa pun yang terpilih, itu garis dari Tuhan. Pemilu ini, bukan soal kalah menang, tapi bagaimana memberikan tauladan yang baik,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Lotim HM Sukiman Azmy mengatakan, tiga tahun berturut-turut ini merupakan tahun politik. Tahun 2017, dilangsungkan Pilkades serentak, dan tahun 2018 Pilkada serentak. Dampak Pilkades maupun Pilkada serentak masih dirasakan sampai sekarang.

“Saya tak ingin merasakan dampak itu, mari berdamai saja. Tapi kalau berlebihan, mau tidak mau,” ucapnya.

BACA JUGA  Bawa 510,21 Ons, Kurir Sabu Diborgol

Tahun 2019 dilaksanakan Pileg dan Pilpres. Masyarakat akan menerima lima lembar surat suara. Di sisi lain, masyarakat masih banyak belum bisa membaca. Melainkan hanya bisa menandai gambar dalam surat suara. Tentu ini menjadi tugas semua pihak, mulai dari aparat pemerintah daerah, camat, hingga kepala dusun, agar mensosialisasikan pada masyarakat. Agar surat suara itu, lebih banyak sah daripada tidak sah. Sehingga, Pileg dan Pilpres ini berjalan lancar.

“Peristiwa Pemilu kita jumpai sekali lima tahun. Sedangkan Pilkades kita jumpai sekali enam tahun. Jangan sampai ketika berbeda pilihan, kemudian tidak bertegur sapa,” tegas Sukiman.

Yang perlu diwaspadai ucap Sukiman, adalah media sosial (Medsos) yang menyebarkan hoax. Disinyalir, di balik berita hoax ada yang berperan sebagai produsen, distributor, pengecer dan masyarakat sebagai konsumen berita hoax. Sasaran berita hoax tak pandang bulu itu pejabat siapa.

Sukiman mengingatkan masyarakat jika mendapatkan berita hoax, lebih baik diklarifikasi dulu. Sebelum dishare ke tempat lain.

“Harapan kami sama dengan Kapolres, mari damai. Laksanakan peran dan tugas masing-masing dengan penuh rasa tanggungjawab. Jangan sampai, menjadi orang yang justru membuat perpecahan,” pungkasnya. (fa’i/r3)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Kasus Desa Merepotkan Pemda

Read Next

Menpar Sorot Dermaga Gili Meno dan Trawangan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular