Jokowi Dinilai Permainkan PPDI

Gaji Setara PNS Golongan 2a Hanya PHP

Pahrul Azim
( TARNADI/RADAR MANDALIKA )

PRAYA—Kenaikan gaji para Prades se-Indonesia setara PNS golongan 2a akhirnya dibatalkan. Hal ini pun membuat Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) NTB kecewa.

“Presiden Jokowi hanya PHP kepada Prades,” ungkap Sekjen PPDI NTB, Pahrul Azim kepada Radar Mandalika, kemarin.

Selama ini kata dia, Prades terlalu sering diberikan harapan oleh pemerintah. Sebab sebelumnya, pada 2014 lalu, Jokowi juga sudah menjanjikan bakal mengangkat Prades sebagai ASN meski secara bertahap. Namun faktanya, hingga akhir masa jabatannya, tanda-tanda realisasinya janji tersebut tidak jelas.

Selain itu lanjut Pahrul, sebagai bentuk keseriusannya menagih janji, PPDI seringkali melakukan aksi namun tidak ada kesepakatan. Hingga akhirnya, pada 14 Januari lalu ratusan ribu Prades bertolak ke Jakarta guna menggelar aksi Silaturrahmi Nasional (Silatnas) menagih janji Jokowi-Jusuf Kalla. Saat itu, Presiden bersedia menemui massa PPDI se-Indonesia di Istora GBK Senayan, Jakarta pusat.

“Na di situ kita dijanjikan lagi kalau gaji Prades bakal dinaikkan paling lambat dua minggu katanya. Tapi apa, tiba-tiba Selasa lalu diumumkan pemerintah jika rencana itu ditunda lagi sampai 2020,” sesalnya.

Janji kenaikan gaji setara ASN itu, tambah Prades Bilebante ini, rencananya akan ditindaklanjuti dengan merevisi PP 47 tahun 2015 yang merupakan perubahan atas PP 43 tahun 2014 yang mengatur tentang penghasilan tetap Prades. Namun itu semua menurutnya hanya janji semu. Untuk itu, ia mempersilakan rekan-rekan Prades menilai hal tersebut.

BACA JUGA  Katarak Masih Tinggi di Loteng

“Kalau dibilang kecewa, kami PPDI NTB sangat kecewa. Karena harapan kami soal kesejahteraan ini sudah terlalu lama dijanjikan pemerintah,” pungkasnya. (tar)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Karnaval Budaya di Selong Belanak Meriah

Read Next

PJU di Lobar Banyak Mati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular