Kehadiran Sirkuit MotoGP, Keamanan Paling Penting

MATARAM – Rencana pembangunan sirkuit MotoGP di KEK Mandalika Pujut Lombok Tengah, pemerintah justru memiliki beban berat ke depannya. Banyak tugas yang harus diselsaikan sebagai penunjang keberadaan sirkuit kelas dunia itu nanti. Yang paling utama soal keamanan.

“Keamanan pariwisata hal utama,” tegas pimpinan DPRD NTB, Lalu Wirajaya di Mataram, kemarin.

Wirajaya melihat, pengaman bisa dilakukan maksimal ketika  pos-pos penjagaan terisi. Ia melihat pos itu justru sepi dari petugas. Padahal, gubernur kata dia sempat menyampaikan akan memaksimalkan penjagaan dengan berkoordinasi langsung dengan Polda, sayangnya hanya sebatas wacana saja. Politisi Gerindra itu mendorong, pemerintah harus sudah siap dari sekarang. Jangan hanya bangga dengan keberadaan sirkuit namun aspek penunjang lainnya tak terurus.

BACA JUGA  PKB Perjuangkan Perda Pendidikan Pesantren

“Untuk itu dari sekarang harus bersiap siap,” tegas Jaya.

Wirajaya melihat, sebetulnya kasus kejahatan banyak menjadi faktor misalnya aspek ekonomi, sosial dan lainnya. Jaya mencontohkan, Dam Mujur di Kecamatan Praya Timur sebetulnya menjadi salah satu solusi minimnya tindakan kriminalisasi. Ketika masyarakat terairi maka akan sibuk dengan bercocok tanam sehingga tidak ada waktu lain apalagi berbuat kejahatan.

“Ekonomi masyarakat akan tumbuh kebutuhan hidup terpenuhi,” katanya.

Dia mendorong, semua pihak berperan aktif sehingga  keaamanan pariwisata terwujud. Sinergitas semua pihak akan sangat membantu. “Semua harus memaksimalkan peran,” ujarnya.

Selain keamanan aspek kenyamanan pengunjung juga dilihatnya tidak kalah penting seperti masih saja terdengar kabar pungli saat memasuki kawasan wisata, kondisi wisata yang tiada bersih apalagi ditunjang dengan toilet layak.

BACA JUGA  3 Ribu Warga Dompu Mengungsi

Jaya juga melihat pemerintah juga perlu menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ber skill. Sebab, keberadaan sirkuit akan ditunjang dengan kehadiran lapangan pekerjaan misalnya kapasitas ruangan hotel yang dibangun sebanyak 1.200 kamar, sehingga akan menyerap sekitar 20 ribu tenaga kerja. Yang menjadi pertanyaan kata dia, sejauh mana kemampuan daerah menyiapkan SDM lokal jangan sampai mereka akan menjadi penonton di tanah sendiri.

Keberadaan sirkuit MotoGP diyakininya menimbulkan multi praye efek seperti sirkulasi ekonomi di daerah. Peran UMKM kata dia harus betul-betul diberi ruang. Jangan sampai sektor ekonomi malah dikuasai oleh pihak luar dan lagi lagi pelaku UMKM setempat hanya gigit jari.

“Pemerintah harus jeli. Ini peluang. Jangan sampai menyisakan persoalan,” tutupnya. (jho/r1)

Spread the love
  • 5
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    5
    Shares

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Tugas Pathul Menangkan Prabowo-Sandi

Read Next

Siapa Presiden Pilihan Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular