Keluarga Ngarep Jasad Nurilah Dipulangkan

PRAYA-Identitas seorang tenaga kerja wanita (TKW) yang meninggal dunia akibat ledakan bom di Kota Libya, belum lama ini terungkap. TKW itu merupakan warga Lombok Tengah. Tepatnya bernama Nurilah warga Dusun Selojan, Desa Mas-mas, Kecamatan Batukliang Utara (BKU).

Cerita dari orang tua korban, Inaq Nurilah mengaku, pekan lalu sebelum anaknya meninggal dia bermimpi rumahnya ditimpa pesawat besar sampai roboh. Namun tak ada sedikitpun firasat buruk tentang anaknya di luar negeri.

Sementara pagi harinya, almarhum sempat menelepon keluarga di Lombok Tengah mengaku dalam keadaan baik-baik saja. Dalam percakapannya, korban mengatakan sangat rindu dengan kedua anaknya dan ingin segera pulang.

“Ibu aku rindu sama anak-anak dan ingin segera pulang, mudahan ongkos cepat terkumpul biar saya bisa cepat pulang,” cerita Inaq Nurilah sembari meniru percakapan anaknya via telepon.

BACA JUGA  Perantara Kebaikan

Sang ibu menceritakan, korban pergi menjadi TKW setelah dia diceraikan sang suami, sehingga bagaimana dia harus bekerja banting tulang untuk menghidupi kedua anaknya.

“Anak saya ini pernah menikah ke Desa Bebuak, Kecamatan Kopang, akan tetapi pernikahannya kandas setelah dikaruniai dua anak,” ceritanya.
“Dan belum lama ini saya menerima kabar duka,” sambungnya.

Dengan bergelimang air mata, sang ibu berharap jasad putrinya akan segera dipulangkan baru akan dimakamkan di tanah kelahiran. “Saya minta tolong supaya jasad anak saya segera dipulangkan,” harapnya.

Sementara itu, Kades Mas-mas, H Habiburrahman mengatakan, keberangkatan korban tidak secara legal dari desa, dia tidak membuat izin ataupun surat permohonan dari desa sehingga keberangkatannya ilegal.

BACA JUGA  Target PAD Sektor P2 Meleset, Kepala Bapenda: Tahun 2020 Optimis Tercapai

“Bagaimana mungkin kita bisa memroses dengan cepat kalau kebernagkatannya saja ilegal, akan kami pemdes akan segera berusaha supaya almarhum bisa tiba di rumah duka secepat mungkin,” janji Kades.

Kata Kades, atas kejadian ini semoga bisa jadi pelajaran bagi masyarakat yang lainnya untuk tetap tertib dalam administrasi. Kalaupun ingin menjadi TKI atau TKW agar melalui jalur resmi.

Kades juga mengakui, ke depan Pemdes Mas-mas akan menggandeng dan bekerjasama dengan lembaga duta besar peduli buruh migran dari luar negeri. Tujuannya untuk menjamin kesehatan dan keselamatan warganya yang ada di luar negeri.(cr-nur/r1)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Pancor-Anjani Akhirnya Bersatu

Read Next

Perjalanan Panjang, Akhirnya NW Bersatu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular