Kepala Dikbud NTB Kabarnya Diberhentikan

JHONI SUTANGGA/RADAR MANDALIKA Zulkieflimanyah

Karo Pemerintahan Juga Mengundurkan Diri

MATARAM – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, Rusman Senin depan akan diganti. Informasi yang diterima Radar Mandalika, Gubernur NTB, Zulkieflimanyah sudah memberhentikan Rusman sebagai Kadis. Rusman dianggap tidak mampu bekerja memimpin Dikbud NTB.

 Sebelumnya, Rusman mengajukan pengunduran diri langsung kepada gubernur namun saat itu Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi disebut tidak mengizinkan Rusman berhenti.

Gubernur yang dikonfirmasi Radar Mandalika meminta wartawan koran ini menanyakan langsung ke Sekda. Gubernur terlihat tidak ingin memberikan keterangan terkait pemberhentian mantan Kepala DPMPD Dukcapil NTB itu.

“Tanya pak Sekda,” jawab singkat gubernur saat dikonfirmasi, tadi malam.

Tadi malam juga, gubernur meminta Sekda menemuinya untuk membahas jabatan Rusman tersebut. Namun gubernur memilih irit bicara.”Tanya pak sekda. Sebentar pak Sekda ketemu saya,” katanya singkat.

Belakangan ini Kadis Dikbud masih terus menjadi sortan banyak pihak. Terbaru soal pengungkapan anggota Komisi V DPRD NTB. Dalam undangan rapat dengar pendapat, dewan menilai OPD tersebut “sakit parah”. Ini dikarenakan saat RDP di kantor dewan hanya tiga Kabid dari enam Kabid yang datang. Saat itu Kadis, Rusman diminta menelpon bawahannya namun dia menjawab tidak sanggup. Hubungan atasan dengan bawahan tidak kompak. Bawahan kabid tidak loyal kepada Kadis sendiri. Gubernur sendiri ogah menanggapi masalah tersebut. Lagi-lagi media ini diminta melakukan konfirmasi kepada Sekda.

BACA JUGA  2 Kg Sabu Masuk NTB

“Sebentar Pak Sekda ke saya. Bisa Ngobrol dengan Radar Mandalika,” tambah gubernur.

Gubernur juga menyampaikan status pengunduran diri sebagai Karo Pemerintah Setda NTB. Politisi PKS itu menyatakan dia tidak memberhentikan Irnadi sebagai Kepala Biro Pemerintahan seperti yang diberitakakan beberapa waktu lalu. Melainkan Irnadi lah yang dengan sukarela mengundurkan diri.

“Kalau mengundurkan diri itu kan ada persoalan pribadi saja.  Kalau misalnya nanti diberhentikan, kalau ada apa-apa nanti karirnya  jadi lambat,” kata gubernur.

Gubernur mengatakan, apabila masalahnya sudah selesai.  Kemudian yang bersangkutan punya kapasitas,  maka bisa diangkat lagi menduduki jabatan tertentu.

“Kalau diberhentikan kan kasian.  Kalau mau jabatan tertentu lama lagi urusannya, ” kata Zul.

Sementara itu, Sekda NTB yang coba dihubungi Radar Mandalika justru memilih tidak memberikan respons apa apa. Pesan singkat yang dikirim hanya dibaca saja, tanpa dibalas.

BACA JUGA  Gubernur Ajak PGTI Bangun NTB

Terpisah, Kepala Dikbud NTB, Rusman sekarang (tadi malam, Red) sedang dalam perjalanan ke Sumbawa untuk menghadiri pertemuan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK se -NTB. Kepergiannya itu masih atas nama Kadis Dikbud NTB.

“Saya sedang dalam perjalanan. Baru nyampe di Pototano meluncur ke Sumbawa pertemuan MKKS SMK se-NTB,” jawab Rusman terpisah.

Disinggug dengan jabatannya sebagai staf. Rusman ogah berkomentar.”Nanti kita ngobrol-ngobrol. Kalau itu benar itu sudah jadi takdir,” jawabnya.

Sementara itu, soal jabatan eselon II saat ini yang juga kosong Biro Pemerintahan Setda NTB yang ditinggal Irnadi Kusuma. Irnadi mengundurkan diri dari jabatan tersebut murni atas alasan pribadi.

“Ibunda saya sedang sakit keras. Jadi saya mau fokus dan punya lebih banyak waktu untuk membantu perawatan beliau. Doain semoga beliau lekas sembuh. Aamiin,” ucap Irnadi saat dikonfirmasi.

Irnadi mengatakan, tidak mau tugas dan tanggungjawabnya sehari hari sebagai Kepala Biro menjadi terganggu karena alasan urusan keluarga seperti ini.

“Udah hampir dua bulan ini ibu saya sakit dan sempat di rawat di RSUP, namun kini saya bawa pulang  untuk dirawat di rumah sehingga saya butuh waktu lebih banyak bersama beliau,” jawabnya.(jho/r1)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Cara KSM Gempal Peduli Soal Sampah

Read Next

Diusir, Kabid: Saya Nggak Diusir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular