Kunjungan Wisatawan Terancam Mahalnya Tiket

TERANCAM SEPI: Salah satu tamu wisatawan asing saat datang ke Hotel Montana, kemarin. Kenaikan harga tiket pesawat mengancam tingkat okupansi hotel. ( WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA )

LOBAR—Tingkat kunjungan wisatawan ke Lombok termasuk Lombok Barat (Lobar), semakin menurun. Menyusul naiknya harga tiket pesawat dan tarif bagasi.

Kepala Dinas Pariwisata Lobar, Ispan Junaidi menyebut, kenaikan itu semakin memburuk kondisi pariwisata yang tengah bangkit pascagempa bumi.

“Ini sama artinya sudah jatuh tertimpa tangga. Masih dalam proses recovery pascagempa tapi ada faktor eksternal harga tiket masih mahal,” ujarnya, kemarin.

Diakui Ispan, kunjungan wisatawan sampai saat ini masih rendah. Bahkan target kunjungan wisatawan tahun lalu tidak tercapai, dengan realisasi hanya 70 persen.

Awalnya, Dispar menargetkan kunjungan wisatawan akan kembali pulih di awal tahun 2019. Namun, perkiraan itu meleset akibat naiknya harga tiket pesawat. “Kalau dampak gempa sudah pulih, semua sistem kepariwisataan baik. Mulai dari pemkab, komunitas, dan bisnis sudah siap dikunjungi setelah proses recovery,” ucapnya.

BACA JUGA  Pemandian Suranadi Menggeliat

Pemkab tidak tinggal diam. Digelarlah berbagai event untuk menarik kunjungan wisatawan. Ispan memiliki keyakinan jika di bulan Maret sampai Juli menuju titik balik pulihnya kunjungan wistawan. Terlebih, salah satu maskapai internasional sudah membuka rute penerbangan menuju Lombok.

“Tapi kita perlu melihat dampak pasca Pilpres. Tentunya warga berpikir untuk traveling pasca pelaksanaan pemilu,” pungkasnya.

Sementara General Manager (GM) Montana Hotel, Binang Odi Alam mengakui tingkat okupansi masih rendah. Rata-rata masih di kisaran 15 sampai 20 persen. “Masih drop sekali ini,” katanya.

Ia optimistis kondisi ini akan lebih baik saat memasuki Maret mendatang. Diperkirakan okupansi naik menjadi kisaran 30 sampai 40 persen. “Kecenderungan selama tiga bulan (Januari-Februari-Maret) terjadi sedikit kenaikan. Sedangkan untuk bulan April belum bisa kita prediksi, sebab belum terlihat,” sambungnya.

BACA JUGA  Hari Ini, Pelantikan Pimpinan DPRD Lobar

Ia tidak mempungkiri efek gempa ditambah naiknya harga tiket pesawat sangat mempengaruhi tingkat kunjungan wisatawan. Namun dengan banyaknya kegiatan yang dilakukan di Lombok, terutama Lobar dapat mengembalikan kondisi pariwisata. (win/r3)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Fasilitator Terkendala Pemahaman Warga

Read Next

Anggaran Nihil, Tes P3K Jalan Terus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular