Kuota P3K Banyak Mubazir

Muhamad Najib

KLU–Pemerintah Kabupaten Lombok Utara diketahui memperoleh tambahan kuota pegawai melalui program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) sebanyak 78 orang.
Namun sayangnya kuota ini pun kabarnya tidak maksimal terserap, pasalnya dari jumlah yang diberikan,  hanya 56 orang calon tenaga PPPK yang dinyatakan memenuhi  syarat secara administrasi.
Demikian diakui Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD PSDM) KLU, H. M. Najib, M.Pd., Rabu (20/2). Disebutkan, alokasi tambahan pegawai dari P3K sebanyak 78 orang terdiri atas dua formasi yakni guru K2 dan tenaga penyuluh. 56 orang untuk tenaga K2, dan 22 orang dari tenaga penyuluh. Bahkan untuk penyuluh sendiri, nama-nama yang masuk seleksi P3K telah dicantumkan oleh Kementerian Pertanian.

“Untuk tenaga P3K kita sudah pendaftaran, verifikasi juga sudah. Dari 78 kuota, hanya 56 orang yang lulus,” ujarnya.

Najib menjelaskan, pemberian kuota P3K dimaksudkan untuk menambah jumlah pegawai akibat minimnya PNS dan kuota CPNS yang minim di Lombok Utara. Kendati demikian, jumlah kuota dibatasi dengan penentuan aloksi ditentukan oleh pemerintah pusat.
Sejak pendaftaran dibuka dan ditutup tiga hari lalu, Najib menyebut masih ada pendaftar yang tidak memenuhi syarat. Misalnya pada tenaga K2 untuk katagori guru, syarat ijasah masih belum terpenuhi.
“Kendala kita ada beberapa, misalnya ada yang tidak mendaftar, guru ada tidak penuhi syarat pendaftaran, belum sarjana dan sebagainya,” ujarnya.
Ia menyambung, Pemda Lombok Utara bersifat pasif dalam proses penentuan kuota. Sebab batas kuota ditentukan langsung oleh pusat. Dalam hal ini pun, beban kompensasi gaji tenaga P3K dibebankan kepada anggaran daerah.
“Anggaran untuk pengangkatan dari awal sudah siapkan, tapi hanya untuk pengangkatan saja. Kalau gaji bulanan nanti oleh APBD, saat lulus akan disesuaikan,” paparnya.
Saat ini, progres pendaftaran tenaga P3K sudah berakhir. Dimana pengumuman pendaftaran yang lulus sudah bisa dilihat pada website milik BKD Pemda Lombok Utara.
“Proses mendaftar selesai, dilanjutkan dengan verifikasi dan itu sudah dilewati dua hari yang lalu. Sampai batas akhir sudah, yang lulus administrasi tinggal menunggu jadwal tes,” imbuhnya.
Ia menambahkan, dalam pelaksanaan tesnya, dilakukan dua tahap, pertama tertulis dan terakhir  wawancara. Kedua sistem tes ini akan menentukan lulus atau tidaknya sebagai abdi negara P3K.
Pada proses seleksi P3K dilakukan melalui mekanisme yang kurang lebih sama dengan seleksi CPNS. Peserta akan melewati dua kali tes, satu kali wawancara dengan sistem penilaian menggunakan statistik. (dhe/r04)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
BACA JUGA  Penting, Pendidikan Moral di Sekolah

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Gaji P3K Belum Cukup

Read Next

Semua Desa Diminta Gelar MTQ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular