Kuripan Induk Tuan Rumah MTQ

SIAP DIGELAR: Logo MTQ XXVIII Lobar ditampilkan saat Rapim, kemarin. ( IST/RADAR MANDALIKA )

LOBAR—Desa Kuripan Induk, Kecamatan Kuripan menjadi tuan rumah MTQ Lombok Barat (Lobar) ke XXVIII. Kegiatan akan digelar dari tanggal 16-21 Maret 2019 mendatang.

Sebagai tuan rumah, pemerintah desa (Pemdes) setempat sangat serius menyiapkan lokasi. Persiapan panggung hingga sterilisasi lokasi acara telah dilakukan.

“Persiapan sudah hampir 60 persen. Kita sudah cek lokasi bersama Kabag Kesra dengan Kemenag,” kata Kepala Desa Kuripan Induk, Hasbi saat dikonfirmasi, kemarin.

Ia memastikan, segala persiapan sudah siap tinggal menunggu hari pelaksanaan. Mengenai lapak pedagang kaki lima (PKL), akan segera dilakukan pembersihan. Ia pun berkonsultasi dengan perangkat desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Guna melakukan pendekatan secara kekeluargaan kepada para PKL.

BACA JUGA  Semua Bendahara Desa di Sekotong Dipanggil Polisi

“Biar tidak terjadi persoalan kecil, pendekatannya secara kekeluargaan. Masyarakat sadar karena posisi kita sebagai “epen gawe” (tuan rumah),” katanya seraya mengatakan, pembersihan lapak itu akan dilakukan pekan ini.

Sementara itu, Ketua Panitia MTQ Lobar XXVIII, H Faturrahim menyebut jika secara teknis di lapangan sudah siap. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan seluruh kecamatan peserta MTQ untuk menyiapkan dan mengirimkan khafilahnya.

“Ada delapan cabang mata lomba. Masing masing kecamatan akan mengirim 61 orang duta. Terdiri dari 56 peserta dan lima official,” terang Asisten III Setda Lobar ini.

Diakui, MTQ kali ini sengaja dimajukan pada bulan Maret. Agar tidak berdekatan dengan pelaksanaan Pemilu pada 17 April 2019 mendatang. Dimajukannya jadwal MTQ ini sudah disepakati LPTQ, Kemenag dan tim lainnya. “Kalau kita mundur setelah Pilpres, terbentur bulan puasa. Kita juga menjadi tuan rumah di bulan Oktober (MTQ tingkat provinsi),” ungkapnya.

BACA JUGA  Polisi Tetapkan Tersangka

Kabag Kesra Setda Lobar, H Rusni menjelaskan, setiap kecamatan akan mengirim maksimal 61 orang berdasarkan kesepakatan. Namun, tidak semua kecamatan mampu memenuhi kuota tersebut. Lantaran keterbatasan peserta. “Mungkin saja, salah satu mata lomba ada yang tidak dipenuhi oleh kecamatan,” katanya. (win/r3)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

AirAsia Tidak Ada di Traveloka dan Tiket.com

Read Next

Kades Dilarang Terlibat Politik Praktis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular