Lagi, Kapal Pesiar Nyandar di Gili Mas

WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA KUNJUNGAN: para tamu kapal pesiar MV Aida Vita saat turun ke dermaga Gili Mas, kemarin.

Kunjungan 4 Juta Wisatawan di Depan Mata

LOBAR–Kapal pesiar kambali bersandar di Pelabuhan Gili Mas untuk kali keduanya, kemarin. Kali ini Kapal Pesiar MV Aida Vita membawa sekitar 1.200 tamu wisatawan mancanegara yang menikmati sejumlah objek wisata di kawasan Lombok.  

Regional Manager Kapal Pesiar PT Pelindo III Recky Julius mengaku jika uji coba kedua berjalan lancar. Serta tidak ada kendala yang berarti. Terbukti dengan nahkoda yang tidak menemui masalah saat kapal bersandar. Sehingga pihaknya yakin pelayanan Pelabuhan Gili Mas sudah siap.

Terlebih lagi progress pembangunan terminal penumpang Gili Mas sudah mencapai 80 persen. Sehingga tahun depan pelayanan bisa lebih maksimal.

“Lombok kini sudah menjadi tujuan kapal pesiar. Desember ada empat yang akan bersandar lagi,” jelasnya.

Diakuinya di tahun ini total ada sekitar 12 kunjungan kapal pesiar hingga penghujung Desember mendatang. Hampir seluruhnya rata-rata mengangkut penumpang mencapai 1.500 orang. Namun khusus kemarin kunjungannya sekitar 1.200 orang.

BACA JUGA  Polisi Bantah Kayu Illegal Logging untuk RTG

Jadwal terdapat 12 jadwal yang sudah dan akan bersandar di pelabuhan Lembar dan Gili Mas juga diakui oleh Kepala KSOP Lembar M Junaidin. Di tahun depan jumlahnya diprediksi akan meningkat menjadi 20 unit.

Ia mengatakan pihaknya sudah dikumpulkan oleh Menteri Pariwisata di Bali. Mulai dari KSOP Lembar, KSOP Pelabuhan Bajo dan KSOP Pelabuhan Benoa Bali.

“Kami diberi tugas tidak boleh kalah dari Singapura, Vietnam dan negara lainnya dalam pariwisata,” ucapnya.

Kondisi Pelabuhan Gili Mas dikatakan Junaidin saat ini kompetitif. Bahkan jika dibandingkan dengan Pelabuhan Benoa Bali sekalipun. Jika dibandingkan, dermaga Gili Mas memiliki panjang 440 meter dengan kedalaman 12-14 meter. Sementara di Benoa panjangnya di bawah Gili Mas.

Kapal pesiar dengan panjang 268 meter sempat kesulitan sandar di Pelabuhan Benoa Bali. Sehingga nantinya kapal dengan 300 meter tidak menutup kemungkinan bisa saja pindah sandar dari Bali ke Lombok.

BACA JUGA  Banyak Caleg Belum Laporkan LHKPN

“Kalau dalam fasilitas Pelabuhan Gili Mas kita lebih bagus dari Bali,” jelas Junaidin.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata NTB, HL Moh Faozal mengaku wisatawan kapal pesiar yang datang kemarin bakal mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Lombok. Mulai dari Taman Narmada, Pura Lingsar, Museum NTB, Kuta Mandalika, Senggigi hingga Gili Trawangan.

“Kita optimistis kunjungan 4 juta wisatawan tercapai. Saat ini realisasinya 3,7 dan 3,8 juta,” ungkapnya.

Datangnya kapal pesiar itupun tetap menjadi atensi pengamanan pihak kepolisian. Demi memberikan kenyamanan bagi para tamu mancanegara itu datang ke Lombok.

Kapolres Lobar AKBP Bagus Satrio Wibowo mengimbau warga agar menyambut wisatawan dengan baik. Khususnya menjaga keamanan dan kenyamanan. Belajar dari pengalaman sebelumnya, beberapa wisatawan kapal pesiar banyak mengeluhkan persoalan kenyamanan.

“Ada beberapa persoalan yang memang kami identifikasi,” akunya.

Mulai dari kenyamanan wisatawan ketika turun di Pelabuhan Gili Mas hingga keamanan di destinasi wisata. Untuk itu Kapolres Lobar mengatensi penuh persoalan ini dengan mengerahkan petugas di sejumlah titik. Mulai dari lokasi pelabuhan hingga di lokasi destinasi wisatan. (win)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Warga Langko Minta Tagihan Air Gratissss

Read Next

APBD Dikebut, Banggar Beri Catatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular