Masyarakat Dilatih Olah Pupuk Organik

KEBERSAMAAN: Kades Barabali, Lalu Ali Junaidi saat mendampingi instruktur pembuat pupuk organik dan warga di halaman kantor desa setempat, kemarin. ( HAFIDZ/RADAR MANDALIKA )

BATUKLIANG—Guna memberikan pemahaman kepada warga dalam pengelolaan sampah rumahan, Pemerintah Desa Barabali menggelar pelatihan yang diikuti sejumlah masyarakat. Praktek pengelolaan sampah organik maupun non organik ini melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Loteng.

“Dari sampah ini kita jadikan bahan pembuatan pupuk kompos. Kemudian untuk sampah plastik kita daur ulang menjadi tas, dompet, bingkai dan barang bernilai ekonomis lainnya. Nanti BUMDes siap membantu memasarkan,” ujar Kades Barabali, L Ali Junaidi, kemarin.

Sementara itu, salah satu tutor dari DLH Loteng, Sanusi memaparkan, penggunaan pupuk kompos dari limbah kotoran dan urine ternak sapi ini diharapkan bisa mengubah pola pikir masyarakat. Sebab, dengan pemanfaatan pupuk organik ini masyarakat tidak ketergantungan lagi dengan pestisida kimia.

BACA JUGA  Sukadana Intens Berantas Stunting

“Pupuk kompos juga harganya lebih murah dan ramah lingkungan. Tanaman juga tidak mudah terserang hama dan penyakit,” jelasnya. (fiz)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Waspada, Angka Kasus DBD Meningkat

Read Next

Pemdes Saba Tuntaskan Irigasi Tersier

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular