Masyarakat Masih Minim Manfaatkan Sipepadu

APLIKASI: Kadis Kominfo dan Persandian, saat menunjukkan aplikasi Sipepadu, di kantornya. ( MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA )

LOTIM – Aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Pengaduan Terpadu (Sipepadu), terus dibenahi Dinas Komunikasi Informasi (Kominfo) dan Persandian Lombok Timur (Lotim). Perbaikan Sipepadu, agar bisa termonitor dari ruangan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup). Termasuk, bisa dimonitor dari ruangan Sekretaris Daerah (Sekda). “Butuh waktu dua bulan untuk membenahi aplikasi Sipepadu ini,” kata H Ridhatul Yasa, Kepala Diskominfo dan Persandian, pada Radar Mandalika, kemarin.

Ia menjelaskan, pembenahan juga dilakukan untuk mempermudah dan mempercepat proses, penyampaian pesan masyarakat, pada pemangku kebijakan, di tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sehingga, ada kepuasan masyarakat, terhadap apa yang menjadi tugas dan tanggungjawab OPD, dalam melakukan pelayanan.

“Kita ingin dari Sipepadu ini, ada nilai dan tolak ukur pelayanan terhadap masyarakat. Makanya, kita lengkapi juga dengan fitur sejauh mana tingkat kepuasan masyarakat dalam hal pelayanan dan sebagainya,” terangnya.

“Termasuk, kita tambahkan fitur sapa Bupati, Wakil Bupati dan Sekda,” tambahnya.

Bicara progres pemanfaatan Sipepadu oleh masyarakat, sejauh ini masih minim. Minimnya pemanfaatan Sipepadu, menurutnya bukan karena masyarakat jenuh. Tetapi, tidak teirntegrasinya dengan OPD lain.

BACA JUGA  Berburu Olahan Pangan Produksi Desa Sakra Lotim

Kemungkinan faktor melemahnya pemanfaatan Sipepadu, karena kesigapan OPD membuka Sipepadu yang masih kurang. Termasuk, setiap pengaduan tidak cepat ditangani OPD terkait. “Kalau sudah termonitor dari ruangan Bupati, Wabup dan Sekda, akan kelihatan, OPD mana yang tanggap pada setiap pengaduan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, khusus non lembaga pemerintahan, seperti BPJS Kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soedjono Selong, kedepan akan dikomunikasikan, agar connect dengan aplikasi Sipepadu. Tapi komunikasi akan dilakukan setelah pembenahan selesai. Sembari menyiapkan saluran, agar bisa terkoneksi dengan sistem non lembaga pemerintahan tersebut. “Pantauan kami lewat Sipepadu, keluhan masyarakat pada BPJS Kesehatan, masih tertinggi,” pungkas Yayak. (fa’i/r3)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Hasil LTSA Masuk Kantong Pusat

Read Next

Sisi Lain Jambore SDM PKH dan Baksos 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular