Ngobrol Santai dengan Riski Mustika Amelia, Siswa Berprestasi di Lombok Tengah

Hafal 20 Juz, Juara 1 Tilawah MTs Se-Pulau Lombok

Nama Kabupaten Lombok Tengah kembali diharumkan. Kali ini, Riski Mustika Amelia asal Praya, keluar sebagai juara Lomba Tilawatil Quran tingkat MTs se-Pulau Lombok.

BAMBANG-LOTENG

RISKI MUSTIKA AMELIA
( BAMBANG/RADAR MANDALIKA )

RISKI Mustika Amelia lahir di Praya, 24 Desember 2004. Saat ini, gadis belia yang akrab disapa Ika tersebut duduk di bangku kelas VIII MTs Alam Sayang Ibu, Duman Lombok Barat.

Selama ini, Ika merupakan sosok periang dan manja. Namun di balik sifat manjanya itu, Ika berhasil menorehkan prestasi yang sangat gemilang. Dalam lomba Tilawatil Quran se Pulau Lombok yang diselenggarakan di Ponpes Nurul Haramain Narmada, Kamis 14 Februari 2019 lalu, putri pasangan H Adi Supriadi dan Baiq Mustika Ningsun itu keluar sebagai juara pertama.

BACA JUGA  Ketika Berita Hoax, Isu SARA dan Ujaran Kebencian Makin Marak

Capaian tersebut tentunya sangat membanggakan kedua orangtua dan sekolahnya. Bagaimana tidak, untuk keluar sebagai juara Ika bersaing dengan ratusan peserta dari kabupaten lain.

Ibunda Ika, Baiq Mustika Ningsun mengaku bangga dengan prestasi putri keduanya itu. Karena selama ini dirinya hanya mengetahui bahwa putrinya itu adalah sosok yang manja dan sedikit boros. Namun mengenai minatnya dibidang Tilawah Quran, sama sekali tidak terlihat. Sehingga dirinya begitu terkejut ketika diberitahu jika Ika keluar sebagai pemenang. Yang lebih mengejutkan lagi ketika dirinya diberitahu bahwa saat ini putrinya itu sudah berhasil menghafal 20 juz.

“Jujur kami sekeluarga tidak menyangka kalau Ika keluar sebagai juara,” kata Baiq Ning di Praya, Kamis (21/2) lalu.

BACA JUGA  Keren, Gunungsari Punya Kolam Alami Miliki Dua Mata Air Unik, Dekat dengan Pusat Kota

Atas prestasi tersebut, sebagai orangtua dirinya mengaku akan terus mendukung keinginan putrinya untuk memperdalam Alquran. Sementara itu, Ika mengutarakan keinginannya untuk terus memperdalam seni tilawah. Baginya, prestasi yang diraih saat ini hanyalah penyemangat untuk terus memperdalam bacaan dan membumikan Alquran  yang merupakan kewajiban setiap umat Islam.

“Saya berharap bisa kembali berprestasi di tingkat yang lebih tinggi dan membanggakan orangtua,” harapnya.

(*)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Pemerintah Jangan “Sulap” Izin

Read Next

Gaji ASN Disunat Demi P3K

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular