PA Menuju WBK dan WBBM

TANDATANGAN: Ketua Pengadilan Agama ( PA) Kelas I B Praya, disaksikan Bupati, Kapolres, Kajari, dan jajaran lainnya saat menandatangani pecanangan pembangunan zona integritas WBK dan WBBM di pendopo Bupati, kemarin. ( JAYADI/RADAR MANDALIKA )

PRAYA-Pengadilan Agama (PA) Kelas I B Praya melaksanakan penandatangan pencanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), di pendopo bupati, kemarin.

Penandatangan zona integritas dihadiri langsung oleh, Bupati Loteng, H Moh Suhaili FT,  Kapolres Loteng, AKBP Budi Santosa, Ketua PN Praya, Kepala Kejari Loteng, Ely Rahmawati,  Wakil Ketua PA Tinggi NTB dan seluruh pejabat dari PA Praya.

Ketua Pencanangan Pembangungan Zona Integritas WBK dan WBBM Pengadilan Agama Praya, Hj Maryani menyampaikan, zona Integritas merupakan pencanangan memiliki komitmen untuk mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dab Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui reformasi birokrasi khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Tujuan dari Zona Integritas ini, mensukseskan reformasi birokrasi yang ini merupakan langkah awal untuk melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintah yang baik, efektif, dan efisien.

 “Kegiatan ini juga untuk menumbuhkan komitmen Pengadilan Agama dalam menjaga integritas, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat secara prima yakni bisa lebih cepat, tepat dan profesional,” jelasnya, kemarin.

Dia menegaskan, untuk mewujudkan pelayanan birokrasi bebas korupsi tersebut, pihaknya sudah menyediakan pelayanan berbasis teknologi, sehingga masyarakat bisa menyampaikan pengaduan atas pelayanan yang diberikan di Pengadilan Agama Praya ini.   Bahkan masyarakat sekarang bisa mengetahui segala putusan dalam satu hari melalui online website.

BACA JUGA  Lantan Jaga Destinasi Wisata Tetap Steril

   “Sakarang kami terus memudahkan pelayanan kepada masyarakat dengan berbasis teknologi,” ungkapnya. 

Namun, meski demikian, pihaknya juga tetap mengakui bahwa masih banyak tantangan yang masih belum bisa diwujudkan untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga dengan adanya pencanangan zona integritas ini, pelayanan kepada masyarakat itu akan lebih baik dan pelayanan birokrasi bebas korupsi itu bisa terwujud.  “Pencanangan ini untuk mewujudkan lingkungan Pengadilan Agama Praya bebas korupsi dan tindakan pungutan liar (Pungli) ke depanya,” katanya.

Pihaknya berharap, dengan adanya Zona Integritas pelayanan kepada masyarakat dapat lebih cepat, tepat dan profesional.  PA juga mengharapkan kegiatan ini bisa menumbuhkan komitmen Pengadilan Agama dalam menjaga integritas, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat secara prima yakni bisa lebih cepat, tepat dan profesional.  

“Kami berharap dengan ini kami terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat ke depanya.  Kami juga sangat berterima kasih selama ini masyarakat telah percaya pada pengadilan agama,” tuturnya.

Sementara, Ketua Pengadilan Agama Kelas I B Praya Loteng, H Didi Nurwahyudi menegaskan,  bahwa pencanangan zona integritas ini merupakan implementasi dan pelaksanaan Permenpan-RB Nomor 12 Tahun 2014, oleh karenanya Pengadilan Agama dimulai dari pimpinan, hakim dan seluruh pegawai termasuk tenaga honorer berkomitmen untuk menjadikan kantor ini bebas dari praktik KKN dan juga bertekad memberikan pelayanan yang prima kepada semua masyarakat pencari keadilan, sebagai tujuan pembangunan Zona Integritas itu sendiri.

BACA JUGA  Jelang Bau Nyale, Polisi Razia Kafe

“Kami imbau agar seluruh keluarga besar pengadilan selalu berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat pencari keadilan,” katanya.

Di tempat yang sama, Bupati Loteng, H Moh Suhaili FT menyampaikan, pihaknya memberikan apresiasi atas pencanangan zona integritas yang dilakukan oleh Pengadilan Agama Praya tersebut. Sehingga apa yang dicanangkan itu bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. “Apa yang diikrarkan oleh para hakim dan tujuan kegiatan ini bisa terwujud bagi masyarakat, tidak hanya seremonial saja,” katanya.

Selain itu, dia menekankan agar dengan kegiatan ini sebagai momentum dan niat untuk menjadi abdi orang banyak dan ikhtiar untuk meningkatkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat harus tetap terjaga dan netral. Sehingga pihaknya mengajak untuk meneguhkan komitmen yang tinggi dalam upaya mewujudkan tata pemerintahan yang baik dengan mengedepankan pelayanan maupun transparansi kinerja pemerintah dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya.

“Maka dari itu mari kita kuatkan kembali komitmen kita untuk mewujudkan tata pemerintahan yang baik,” kata Suhaili. (jay/r1)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Tuan Rumah, Mekar Damai Jawara Umum

Read Next

KPU Sedang Kerja Ekstra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular