Pancor-Anjani Akhirnya Bersatu

MENYEJUKKAN: Dua petinggi NW (Anjani -Pancor) saat pose usai dilakukan mediasi oleh Kemenkumham RI di Jakarta, Jumat lalu.

MATARAM – Dua petinggi NW, Anjani dan Pancor memilih duduk bersama. Mereka tengah berupaya agar NW bisa bersatu. Pertemuan tersebut difasilitasi langsung Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) di Jakarta, Jumat lalu.
“Insya Allah ini adalah proses menuju Islah dimediasi oleh Menkumham RI tadi siang sampai hampir Magrib,” ungkap Sekretaris NW NTB Pancor, Irzani kepada Radar Mandalika, malam usai pertemuan.

Irzani mengajak semua pihak agar sama-sama mendoakan supaya mewujudkan NW Filkhair dan NW Fastabiqulkhairat.
Dalam pertemuan tersebut dihadiri semua komponen lengkap unsur ketua dan sekjend. NW Pancor hadir lengkap dipimpin sama Tuan Guru Bajang (TGB) M Zainul Majdi begitu juga NW Anjani lengkap dipimpin oleh Raden Tuan Guru Bajang Atsani (RTGB).

BACA JUGA  Dinilai Tidak Dewasa, PDIP Kecam Cara Berpolitik Husni Djibril

Dalam pertemuan tersebut, hasilnya sangat bagus. Semua pihak membuka diri dari yang paling manis sampai yang paling pahit.”Dan kesaksian saya dipertemuan lengkap yang dipimpin oleh pak Dirjend AHU (Administrasi, Hukum dan Umum) Kemenkumham RI dua pihak sangat besar keinginan untuk ISLAH,” kata Irzani.

Irzani menyampaikan untuk mencapai Islah itu diakuinya tidak cukup dalam pertemuan satu kali saja. Proses dan mekanismenya butuh pertemuan pertempuran berikutnya.
“Seluruhnya masih berproses dan sangat optimis NW pasti akan bersatu kembali dalam waktu tidak lama lagi. Mari terus kita ikhtiarkan,” ajaknya.

Beberapa waktu yang lalu massa NW mengepung kantor Kemenkumham Perwakilan NTB. Itu buntut dari dikeluarkannya SK Menkumham nomor AHU-0000810.AH.01.08 tahun 2019 pada 10 September 2019. SK tersebut memuat nama Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) sebagai Ketua Umum Dewan Tanfiziyah (Ketua Umum PBNW) yang sah.

BACA JUGA  Sambut MotoGP, IKM di NTB Berbenah

Untuk menemukan titik temu tersebut pihaknya langsung dimediasi Kemenkumham di Jakarta.

“Proses mediasi NW tahap pertama oleh Kemenkumham RI,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pemuda NW NTB Anjani, M Zainul Pahmi juga mengaku islah belum selesai. Mediasi itu terkait dengan kepengurusan NW sehingga tidak ada dualisme.”Proses mediasi dari menkhumham
belum (selesi). Semoga berlanjut,” kata Fahmi dikonfirmasi terpisah.

Pahmi juga membenarkan dalam media tersebut hadir semua unsur pengurus inti PB dan dewan Muktamar.”Itu mediasi untuk Islah,” katanya. (jho/r1)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

TKW Asal Loteng Meninggal Kenak Bom

Read Next

Keluarga Ngarep Jasad Nurilah Dipulangkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular