Pemkab “Plototi” Pembangunan Perumahan

HL Pathul Bahri ( JAYADI/RADAR MANDALIKA )

Segera Akan Disiapkan Regulasi

PRAYA-Tumbuh pesatnya pembangunan perumahan di Lombok Tengah sekarang mulai “diplototi” pemerintah kabupaten. Bahkan, segera Pemkab akan membentuk regulasi untuk pembangunan perumahan ini. Selama ini, diakui kurang mendapatkan pengawasan.

Wakil Bupati Loteng, HL Pathul Bahri yang bicara soal ini. kata Wabup, pembangunan perumahan selama ini tidak terkontrol. Sehingga, pihaknya meminta kepada SKPD terkait untuk membuat regulasi tentang perumahan ini, baik dari perizinan untuk pembangunan perumahan itu harus diperketat. 

“ Dengan adanya aturan itu, artinya pengembang tidak sertamerta akan melakukan pembangunan,”

kata Wabup, Jumat lalu.

Menurutnya, masalah pembangunan perumahan harus memiliki aturan yang jelas. Hal itu diperlukan agar pola pembangunan perumahan yang dilaksanakan oleh para pelaku pembangunan seperti pengembang dan masyarakat serta Pemda sendiri bisa tertata dengan baik. Apalagi, kebutuhan rumah masyarakat ke depanya akan terus bertambah seiring dengan pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan oleh pemerintah dan pengembang objek wisata ini.

BACA JUGA  Dua Pengendara Motor Tertimpa Pohon

 “Dari sekarang kita harus memikirkan persoalan ini,” katanya tegas.

Selain itu, tujuan adanya regulasi atau aturan mengenai pembangunan untuk mengatasi terjadinya alih fungsi lahan pertanian.  Sekarang para pengembang seenaknya memanfaatkan lahan pertanian teknis untuk lokasi proyeknya.

“Untuk menekan terjadinya alih fungsi lahan pertanian yang lebih parah, maka segera menentukan titik kordinat mana saja yang boleh dijadikan perumahan,” jelasnya.

Dikatakan Wabup, bagi pengembang perumahan yang telah terlanjut diberikan izin membangun di atas lahan akan diberi persyaratan tambahan. Yang pasti persyaratan itu sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Aturan itu kami ingin untuk mengatur pola pembangunan perumahan yang ada di Kabupaten Lombok Tengah,” ungkapnya.

BACA JUGA  Manfaatkan Lahan Kosong Jadi Pasar

Ditambahkan, pihaknya berharap ke depanya dengan adanya regulasi atau aturan terkait pembangunan perumahan itu dapat dijalani oleh para pengembang. Kalau memang tidak mengikuti aturan tersebut, tentu pihaknya dari Pemkab akan memberikan tindakan dengan tidak memberikan izin. 

“ Kalau sanggup mengikuti aturan itu, silakan pengembang melakukan pembangunan,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Loteng, H. Moh Suhaili FT bicara juga soal perumahan.

“Ini menjadi tugas kita bersama untuk membuat aturan itu,” singkatnya, Jumat ( 15/02). (jay/r1)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Disdik Perkuat Kerjasama PLAN Internasional

Read Next

Dikes Gencar Turun Fogging

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular