Persebaya Digenjot Latihan Finishing

Striker Persebaya David da Silva dilanggar pemain Borneo FC Sultan Samma pada pertandingan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya (11/10). (Angger Bondan/Jawa Pos)

JAKARTA– Setelah tampil trengginas saat melawan PSIS Semarang, penampilan lini depan Persebaya Surabaya justru melempem dalam tiga pertandingan terakhir. Bahkan, dalam dua laga terakhir, barisan penyerang Green Force –julukan Persebaya– malah mandul. Tak ada gol yang mereka ciptakan ketika Persebaya bersua Barito Putera (28/9) dan Borneo FC (11/10).

Situasi yang tentu ironi. Sebab, selama sepekan menjelang lawan Borneo FC, tim asal Kota Pahlawan tersebut fokus latihan finishing. Para pemain Persebaya digenjot dengan latihan menyerang, menyerang, dan menyerang. Latihan crossing dan berbagai upaya mengonversi peluang menjadi gol.

Tapi, saat turun ke pertandingan, semua itu tidak tampak. Saat melawan Borneo FC di Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jumat malam (11/10), justru Persebaya sangat jarang melakukan tembakan ke gawang lawan. Di babak pertama bahkan hanya ada satu tembakan. Itu pun datang dari tendangan bebas dan tidak tepat sasaran.

BACA JUGA  Club Ivico dan PUPR Singkirkan Lawan

Babak kedua memang sedikit lebih baik. Ada enam tembakan ke gawang Borneo FC. Tiga mengarah ke gawang dan tiga lainnya off target. Tapi, tetap saja lini depan Persebaya tak bertaji. Bahkan, penyerang utama Persebaya David da Silva tak mampu berbuat banyak. Sepanjang laga, striker asal Brasil itu hanya melepaskan dua tembakan. Keduanya pun melenceng jauh dari gawang.

”Kami sebenarnya sudah melakukan perbaikan finishing. Tapi, ternyata belum ada gol. Itu berarti kami harus berlatih dan bekerja lebih keras sebelum bertemu Persib Bandung,” ucap pelatih Persebaya Wolfgang Pikal.

Setelah ini, Ruben Sanadi dkk memang akan bertemu Persib di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, 18 Oktober mendatang. Pikal menegaskan, timnya memang harus berbenah lagi. Sebab, Persib tampil lebih baik di putaran kedua dibanding putaran pertama lalu. Maung Bandung –julukan Persib– bahkan berhasil mencuri satu angka di kandang PS Tira Persikabo dan menang saat dijamu Persipura Jayapura.

BACA JUGA  Indonesia ke Semifinal

Perbaikan bukan hanya soal finishing, melainkan juga pola permainan. Sebab, saat melawan Borneo FC, Persebaya terbawa permainan lawan. Pada babak pertama, mereka didikte pemain-pemain Borneo FC. ”Situasinya nanti pasti berbeda. Tapi, yang jelas kami memang harus bermain lebih baik. Terutama finishing,” ujar Pikal.

Pelatih asal Austria itu lega sudah bisa memainkan Diogo Campos yang absen ketika bertemu Borneo FC saat melawan Persib nanti. ”Dia (Diogo) pemain berkualitas dan saya harap saat lawan Persib bisa menjadi pembeda,” sebutnya.

Pikal mengaku sudah menganalisis permainan Persib. Dia pun berharap Persebaya tak sampai didikte Persib. ”Strategi apa yang akan kami mainkan masih terus kami diskusikan. Sekali lagi, saat lawan Persib, kami harus tampil lebih baik,” pungkasnya.(jpn)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Pilkada, Gerindra Diminta Rampungkan Pengurusan

Read Next

Komite I DPD RI Usulkan Pembentukan Pansus Papua

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular