Pesimis Sadir Square Selesai Tepat Waktu

MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA LIHAT : Eko Rahadi, Ketua FBR Lotim saat melihat progres revitalisasi Sadir Square atau Taman Rinjani Selong dari balik pagar, beberapa waktu lalu.

LOTIM – Pembangunan Sadir Square atau dikenal Taman Rinjani Selong Lombok Timur terus berpacu dengan waktu. Desember mendatang, pekerjaan akan berakhir sesuai kontrak. Sejumlah pihak, salah satunya Ketua Forum Rakyat Bersatu (FRB) Lotim, Eko Rahadi pesimis proyek akan selesai tepat waktu. “Kalau melihat progresnya, saya pesimis bisa selesai tepat waktu,” kata Eko Rahadi pada Radar Mandalika, belum lama ini. 

Melihat kondisi fisik yang dihasilkan sejauh ini, masih banyak yang harus diselesaikan pihak rekanan. Terkecuali pihak rekanan, melakukan spekulasi menambah tenaga untuk menyelesaikan target pekerjaan. “Kalau jumlah pekerjanya hanya belasan orang, akan sulit menuntaskan fisik tepat waktu. Belum lagi penanaman bunga dan sebagainya,” tegas Eko.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan(DLHK) Lotim, Marhaban mengklaim progres pekerjaan pembangunan Sadir Square sudah 90 persen. Melihat capaian itu, diyakininya akan bisa selesai tepat waktu sesuai kontrak. Kendati beberapa kendala dihadapi dilapangan tak dinafikannya.

BACA JUGA  MAA Divonis Tiga Bulan Bui dan Denda

Pihaknya mengaku terpaksa beberapa pekerjaan dilakukan change order (penukaran pesanan) kebutuhan. Misalkan untuk pengadaan rumput, melihat kondisi panas saat ini, pembelian rumput akan menjadi sia-sia. Sehingga, dialihkan untuk pembelian bahan lain. “Ada beberapa jenis seperti tanah humus untuk tanaman bunga, tidak ada dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB). Itu yang kami hamparkan sendiri dari dinas,” katanya. 

Menurutnya, banyak pekerjaan yang tidak masuk dalam RAB, seperti plester beberapa bangunan taman, pengadaan sebagian bunga dan lainnya. Memang, anggaran revitalisasi taman ini sebesar Rp 2,8 miliar dari Rp 2,9 miliar lebih pagu anggaran.

Anggaran Rp 2,8 miliar itu dikatakannya tidak cukup untuk membuat taman itu dipenuhi bunga-bunga. Karena untuk bunga sendiri, tidak semua tercantum dalam RAB. Sehingga akan dilanjutkan pada tahun anggaran 2020 mendatang.

BACA JUGA  Terima SK CPNSD, Pahami Tugas, Kedepankan Loyalitas

“Tahun 2020 mendatang, saya akan usulkan lagi Rp 1 miliar, untuk penyempurnaan taman, seperti bunga dan sebagainya,” cetus Marhaban. 

“Tidak ada yang salah dalam perencanaan dan sudah benar. Desain taman berdasarkan kondisi keuangan dan uangnya juga terbatas. Hanya saja, dari Rp 2,8 miliar itu untuk mengerjakan yang prioritas saja,” dalihnya.

Saat diminta tanggapan soal sikap pesimis sejumlah pihak melihat progres taman ini, ia menilai perlu dipertanyakan analisa pihak tersebut sehingga mengatakan pesimis. “Itu analisanya tidak benar. Dari sisi mana menilai dan apa parameternya,” pungkas Marhaban. (fa’i/r3)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Jalur Suela dan Sembalun Rawan Pohon Tumbang

Read Next

Kadir Sulap Sampah Jadi Paving Blok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular