Rekomendasi Belum Tentu Dikabulkan

JHONI SUTANGGA/RADAR MANDALIKA Lalu Gita Ariadi

MATARAM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB mengaku tak bisa langsung mengabulkan permintaan dari DPRD NTB. Khususnya terkait rekomendasi Komisi III DPRD NTB terkait pemutusan kontrak dengan PT Gili Trawangan Indah (GTI). Dalam rekomendasi tersebut,  Komisi III yang meminta Pemprov NTB memutus kontrak kerjasama pengelolaan dan pemanfaatan tanah milik Pemprov NTB seluas 65 hektare dengan itungan aset 2,3 Triliun di kawasan Gili Trawangan Lombok Utara yang dikerjasamakan ke PT GTI.

“Itu rekomendasi jadi pertimbangan. Keputusan bisa diambil berdasarkan pertimbangan yang komprehensif,” tegas Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi kepada media, di Mataram kemarin.

Selama ini telah berjalan tim Terpadu yang melakukan kajian dari berbagai aspek atas kontrak yang berlangsung itu. Sampai saat ini belum ada satu hasil yang bisa menjadi sikap Pemprov NTB. Menurut Gita tim tersebut perlu kembali dikonsolidasikan apalagi salah satu unsur tim tersebut Kapolda NTB yang berganti sehingga statusnya masih baru.

BACA JUGA  Tiga Petugas Pemilu di NTB Meninggal Dunia

“Sangat perlu untuk dikonsolidasikan kembali. Pak Kapolda baru. Nantinya Tim Terpadu yang sudah dibentuk oleh Pak Gubernur akan segera melakukan kajian secara komprehensif terhadap persoalan ini,” kata Gita.

“Kita akan kaji secara komprehensif dulu baru ada keputusan,” tambah Sekda.

Seperti diketahui rekomendasi itu tinggal di paripurnakan. Sebelumnya pimpinan akan melakukan rapat dengan ketua komisi dan fraksi baru bisa di paripurnakan. Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie Rupaeda mengatakan pihaknya tidak mungkin berlainan arah dangan komisi -komisi di DPRD NTB apalagi kajian komprehensif telah mereka lakukan. Supaya rekomendasi itu menjadi sikap kelembagaan maka Pimpinan dewan akan melakukan Paripurna.

“Saya kira sepanjang itu kajian komisi III dan dikaji denga baik aspek hukumnya, dia sudah melihat fakta di lapangan dan aspek sosialnya tentu pimpinan tidak mungkin tidak sama dengan komisi III,” kata Isvie Rupaeda, Selasa lalu.(jho/r1)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Warga Bunut Baok Lapor ke KI

Read Next

Mutasi Besar-besaran Batal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular