Serage Gelar Pelatihan Anyaman Ketak

TARNADI/RADAR MANDALIKA POSE: Pemdes Serage pose bersama peserta pelatihan anyaman ketak, belum lama ini.

PRABAR– Upaya Pemdes Serage, Kecamatan Praya Barat Daya (Prabar) dalam membina dan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) terus menjadi skala prioritas. Hal ini dilakukan melalui berbagai bentuk pelatihan di bidang pemberdayaan masyarakat. Salah satunya pelatihan anyaman ketak yang menjadi program terakhir Pemdes pada termin ketiga tahun 2019.

Demikian disampaikan Kepala Kades Serage, Herman Yadi belum lama ini. Dikatakannya, untuk pelatihan tersebut, pihaknya melibatkan sekitar 30 peserta yang berasal dari perwakilan masing-masing dusun. Selain itu, para peserta ini nanti setelah mendapat keterampilan anyaman ketam ini dapat menerapkannya kembali di masing-masing dusun. Sehingga kegiatan ini terus berlanjut di tengah masyarakat. Demikian juga, masyarakat lain yang tidak bisa ikut dilatih bisa menggeluti kerajinan anyaman ketak tersebut.

BACA JUGA  Pemdes Karang Bongkot Kewalahan Atasi Banjir

“Peserta yang kita libatkan didominasi dari kalangan remaja. Jadi mereka dapat kembali mengajarkannya ke orang tua dan tetangga di masing-masing dusun,” paparnya.

Ia menjelaskan, pelatihan tersebut sebagai langkah dalam meningkatkan minat masyarakat di bidang keterampilan. Mengingat masyarakat di desa tersebut mayoritas petani, sehingga ketika memasuki musim kemarau, masyarakat bisa menekuni keterampilan anyaman ketak sembari menunggu masuknya musim hujan. Selain itu, dalam pelaksanaan pelatihan tersebut Pemdes melihat antusian mereka untuk mengikuti pelatihan ini sangat tinggi. Sehingga ia pun optimis dana yang digelontorkan sekitar Rp 9 juta dari Dana Desa (DD) itu tidak sia-sia. “Jika melihat antusias para peserta saat dilatih, saya yakin mereka akan geluti dalam kesehariannya,” jelasnya.

BACA JUGA  ITDC Jangan ‘Bunuh’ Budaya Lokal

Oleh karena itu, dengan adanya pelatihan tersebut, pihaknya berharap perekonomian masyarakat bisa lebih ditingkatkan lagi. Sehingga apa yang menjadi tujuan bersama, baik itu pemerintah  kabupaten dan Pemdes dalam menekan angka kemiskinan bisa terwujud seiring perkembangan zaman. Terlebih, berbagai bentuk pembangunan di Loteng sedang diprioritaskan dan sedang berjalan.  Khususnya di sektor pariwisata.

“Hajatan kita semoga melalui pelatihan ini, masyarakat kami memiliki bekal dalam menyambut pembangunan di Loteng,”  pungkasnya. (tar)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

SDN Teratak Bagi Rapor Ala Inspiratif

Read Next

Menemeng Bangun Tiga Balai Posyandu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular