Sisi Lain Peringatan Hari Pahlawan ke-74 di Lombok Timur

IST/RADAR MANDALIKA TERIMA HADIAH: Para pemenang lomba kearsipan, saat menerima piala dan piagam penghargaan dari Bupati Lotim, dalam rangkaian Hari Pahlawan, kemarin.

Bangkitkan Semangat Berinovasi, Jadilah Pahlawan Masa Kini

Beragam cara memperingati Hari Pahlawan ke-74. Mulai dari apel, teaterikal dan lainnya. Sebagaimana tema Peringatan Hari Pahlawan tahun 2019 “Aku Pahlawan Masa Kini”. Seperti apa? 

MUHAMAD RIFA’I – LOTIM

10 November ditetapkan pemerintah sebagai Hari Pahlawan. Tanggal tersebut untuk mengenang tragedi atau peristiwa pertempuran 10 November 1945 silam, di Surabaya. Pertempuran itu, menjadi momen yang paling bersejarah. Dimana ketika itu rakyat merebut kemerdekaan Indonesia.

Pada pertempuran tersebut, rakyat bersatu padu, berjuang, pantang menyerah melawan penjajah, yang ingin menancapkan kembali kekuasaannya di Indonesia. 

Peristiwa perang, mengingatkan bahwa kemerdekaan yang dirasakan saat ini, tidaklah datang begitu saja. Namun memerlukan perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa, dari para pendahulu negeri. Semangat yang ditunjukkan para pahlawan dan pejuang tersebut, hendaknya perlu terus ditumbuhkembangkan di dalam hati sanubari, segenap insan warga negara Indonesia. 

Dengan peringatan Hari Pahlawan, diharapkan akan lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan. Selain itu, peringatan Hari Pahlawan ini, untuk membangkitkan semangat berinovasi, bagi anak bangsa, untuk menjadi pahlawan masa kini. Sebagaimana tema Peringatan Hari Pahlawan tahun 2019 “Aku Pahlawan Masa Kini”. 

BACA JUGA  Inovasi Pemuda Lembuak Kurangi Dampak Polusi Pembakaran Sampah

Menjadi Pahlawan Masa Kini, dapat dilakukan oleh siapa pun rakyat Indonesia, dan dalam bentuk aksi-aksi nyata, memperkuat keutuhan NKRI, seperti menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat mengganggu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain dan sebagainya. 

Jika dahulu semangat kepahlawanan ditunjukkan melalui pengorbanan tenaga, harta bahkan nyawa. Sekarang, untuk menjadi pahlawan, bukan hanya mereka yang berjuang mengangkat senjata mengusir penjajah, tetapi kita juga bisa, dengan cara menorehkan prestasi di berbagai bidang kehidupan, memberikan kemaslahatan bagi masyarakat, membawa harum nama bangsa di mata internasional. 

Peringatan Hari Pahlawan kiranya dapat meningkatkan kesadaran kita untuk lebih mencintai tanah air dan menjaganya sampai akhir hayat. Jangan biarkan keutuhan NKRI yang telah dibangun para pendahulu negeri, dengan tetesan darah dan air mata menjadi sia-sia.

Jangan biarkan tangan-tangan jahil atau pihak yang tidak bertanggungjawab, merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Jangan biarkan negeri kita terkoyak, tercerai berai, terprovokasi untuk saling menghasut dan berkonflik satu sama lain. Maknai Hari Pahlawan ini, dengan wujud nyata, bekerja dan bekerja membangun negeri menuju Indonesia Maju. 

BACA JUGA  Sisi Lain Training Guru Percepat Transformasi Pendidikan Menuju Era Society 5.0

Memperingati hari pahlawan di Lombok Timur (Lotim), beragam cara dilakukan masyarakat mau pun Pemda Lotim. Salah satunya, apel Hari Pahlawan di kantor Bupati Lotim, kemarin. Diwarnai aksi paralayang yang mendarat di halaman kantor Bupati. Bupati Lotim HM Sukiman Azmy, menjadi Inspektur Upacara (IRUP), dalam peringatan Hari pahlawan ini.

Disela-sela apel peringatan Hari Pahlawan, Bupai membagikan piagam penghargaan pada para juara lomba kearsipan tingkat kecamatan. Lomba dihelat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Lotim pada saat kegiatan book fair.

Momen hari Pahlawan dimanfaatkan DPK Lotim untuk menyerahkan penghargaan pada kecamatan yang menjadi juara, agar bisa mengambil pelajaran besar, pentingnya tata kelola arsip daerah. Apalagi, itu berkaitan dengan sejarah-sejarah yang pernah terjadi di daerah ini.

Pengelola arsip terbaik, peringkat pertama diraih Kecamatan Selong, disusul Kecamatan Sambelia dan setelah itu Kecamatan Labuhan Haji. “Dengan menjadikan diri kita sebagai Pahlawan Masa Kini, maka permasalahan yang melanda bangsa dewasa ini, khususnya Lombok Timur, dapat teratasi. Untuk itu, harus terus menerus berupaya memupuk nilai kepahlawanan, agar tumbuh subur dalam hati sanubari kita semua,”kata HM Sukiman Azmy, Bupati Lotim. (bersambung)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

GIZI BURUK DI NTB MENINGKAT

Read Next

Muhsinin Paling Terbaik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular