SMKS Loteng dan PT JCSI Jalin Kerjasama

KERJASAMA: Sejumlah kepala SMK Swasta Lombok Tengah saat menghadiri komitmen kerjasama dengan PT Japan Care Support Indonesia (JCSI) di Denpasar, Bali, Jumat (22/2) lalu. ( BAMBANG/RADAR MANDALIKA )

Rekrutmen Magang ke Jepang Hingga Dirikan Akademi

DENPASAR—Sejumlah SMK Swasta (SMKS) di Lombok Tengah menjalin kerjasama dengan PT Japan Care Support Indonesia (JCSI). Kerjasama dalam bidang rekrutmen tenaga kerja ini ditandai dengan nota kesapahaman yang dilaksanakan di kantor pusat JCSI yang ada di Denpasar, Bali, Jumat (22/2) lalu.

Kepala SMKS Nurul Azmi, Prayatna Wirahadi Saputra selaku koordinator menuturkan, kerjasama ini nantinya dalma bentuk rekrutmen tenaga kerja atau magang dari lulusan SMK. Dalam hal ini, PT JCSI merupakan perusahaan yang menyalurkan tenaga magang dengan negara tujuan Jepang. Perusahaan ini menurutnya kredibilitasnya sangat baik. Apalagi tujuannya untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing. Tentu ini menjadi pilihan yang tepat bagi lulusan sehingga tidak banyak yang menganggur dan tidak kesulitan mencari pekerjaan.

“Kerjasama ini sangat baik, sehingga nantinya lulusan bisa langsung magang atau bekerja di luar negeri,” tuturnya.

Sementara itu, dalam kerjasama itu nantinya juga sudah seharusnya tetap menitikberatkan pada nilai budaya lokal. Meskipun bahasa dan budaya Jepang merupakan bagian dari yang harus dikuasai peserta magang. Sehinga perlu ditegaskan dan tertuang dalam MoU untuk tidak nilai budaya lokal tidak dihilangkan.

BACA JUGA  Meriah, HUT MAN 1 Lotim

“Misalnya, kalau sudah waktu salat, peserta magang diberikan waktu juga. Karena seperti yang diketahui Jepang menjadi negara dengan tingkat kedisipilinan pekerja yang tinggi,” tuturnya.

Terkait dengan kerjasama ini, sebelumnya pihaknya bersama dengan SMK lainnya akan membuat kluster pembelajaran bahasa Jepang. Sehingga sebelum lulus nantinya, siswa sudah siap dengan bahasa Jepang dan bisa mempersingkat waktu pelatihan. Mewakili kepala SMK swasta lainnya, ia berharap kerjasama ini bisa segera terealisasikan.       

“Apalagi jika nantinya rencana untuk membangun akademi bisa terwujud. Tentu akan semakin memantapkan kerjasama ini,” harapnya.

Senada, Kepala SMK Nura Darma Husada, Darmawadi mengaku sangat antusias menyambut kerjasama ini. Terlebih jurusan atau kompetensi keahlian di sekolah yang berlokasi di Desa Mujur, Kecamatan Praya Timur ini sudah sesuai dengan kebutuhan magang di Jepang, yakni kesehatan khususnya bidang keperawatan.

“Kalaupun sekarang dibutuhkan kami sudah siap,” tegasnya.  

Sementara itu, Presiden Direktur Indonesia Human Support (IHS) dan Direktur PT JCSI, Jal Arakawa mengatakan, rencananya akademi akan dibangun di Desa Jango, Kecamatan Janapria. Adapun akademi ini nantinya merupakan D1 dengan dispilin ilmu Care Giver atau perwat lansia, pariwisata dan pertanian. Untuk merealisasikan rencana ini pihaknya akan bekerjasama dengan SMK-SMK yang ada di seluruh NTB.

BACA JUGA  PPK Masih Jadi PR

“Tiga jurusan itu yang akan dibuka nantiya sesuai dengan kebutuhan magang di Jepang,” ujarnya.

Ditambahkan, pada akademi sistem pendidikan maupun belajarnya menggunakan bahasa Jepang. Namun meski demikian, tetap akan mengadposi sistem yang ada di Pondok Pesantren (Ponpes) dengan kiblatnya semua tentang Jepang. Selain itu, layaknya Ponpes pada umumnya, di akademi ini juga akan ada asrama.

“Kami jamin ini menjadi akademi berbasis Ponpes yang paling canggih dan paling bersih di NTB,” ungkapnya.   

Selain itu, nantinya semua alumni SMK bisa masuk ke akademi. Sehingga setelah lulus dari akademi, dijamin 100 persen bisa langsung bekerja di Jepang. Dalam waktu dekat akan direralisasikan, namun sebelumnya akan ada MoU dengan pemilik lahan, karena ini sistemnya kerjasama, kami untuk bangunan, operasional hingga keberangkatan. Tujuanya akademi ini untuk menjaring alumni SMK yang sudah kerjasama maupun masih baru. Sementara untuk personalia atau tenaga pegajar yang dipakai adalah alumni yang sebelumnya pernah magang di Jepang maupun memanfaatkan dosen lokal yang memang sudah berkompetensi.  

“Terlebih dahulu kami akan sosialisasikan ini ke SMK-SMK yang ada di Lombok Tengah terkait dengan program yang ditawarkan,” pungkasnya. (bam)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Mesin Parkir RSUD Bermasalah

Read Next

608 Personel Polres Amankan Bau Nyale

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular