Soal Gempa, Fuaddi: Tidak Ada yang Sempurna

JHONI SUTANGGA/RADAR MANDALIKA Achmad Puaddi

MATARAM – Sejumlah wakil rakyat akhirnya buka suara terkait penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi korban gempa di NTB.  Ketua komisi IV DPRD NTB, Achmad Puaddi menjelaskan, penanganan gempa itu sudah ia pertanyakan saat perkenalan jajaran komisi IV bersama OPD mitra kerja yaitu salah satunya Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD). Saat itu BPBD menjelaskan masih ada data anomali yang mana ada kesempatan dilakukan perbaikan sampai Desember ini.

“Tinggal kita minta progres sekarang seperti apa,” kata Fuaddi di Mataram, kemarin.

Politisi Golkar itu pun mengatakan hasil rapat Pemprov kemudian disampaikan ke Bupati/Walikota yang memiliki korban gempa yang belum masuk data masih bisa diinput sampai Desember ini.

Sementara terkait penanganan rehab rekon yang belum tuntas hingga saat ini, mantan Ketua DPRD Lombok Tengah itu enggan menyalahkan apalagi mengkritisi Pemerintah. Fuaddi justru mengamini penanganan gempa tidak bisa tuntas dalam satu dua tahun. Hal itu ia dapatkan saat diundang bersama Bupati Loteng, HM Suhaili FT oleh ketua pengawas penanganan gempa pusat, Fahri Hamzah ketika masih duduk sebagai wakil rakyat di Loteng beberapa waktu lalu.

BACA JUGA  Intensifkan Kegiatan Agama

“Kalau data yang anomali itu kata BPBD sampai desember diselesaikan. Komisi IV akan memanggil BPBD meminta perkembangan sejauh ini tentang penanganan masalah itu,” janjinya.

Fuaddi juga membantah tudingan pengawasan dewan yang lemah. Sebab di awal terbentuknya komisi, BPBD sudah dipanggil dan meminta penjelasan perkembangannya.

“Tidak hanya mengawasi rehab rekon, tapi semua program pemerintah daerah jadi pengawasan DPRD,” tegasnya.

Keluhan masyarakat tidak hanya berdatangan hari ini tetapi sejak dahulu. semua keluhan itu Fuaddi mengaku langsung menindaklanjutinya. Sebagai wakil rakyat, ia pro aktif mengkomunikasikan dengan OPD terkait.

“Dari dulu sudah banyak keluhan masyarakat diterima. Tetapi harus diingat yang ditangani kan bukan hanya satu dua masyarakat namun jutaan,” jelasnya.

BACA JUGA  Rehabilitasi Pasar Tunggu Pemenang Tender

Pria asal Bodak Lombok Tengah itu juga mengingatkan rehabilitasi dan rekonstruksi gempa bisa dijalankan lebih teliti. Terutama terkait data jangan sampai ada masyarakat yang mengeluh. Hak mereka harus diselesaikan sehingga penderitaan mereka bisa selesai. Tidak hanya fisik yang terdampak tetapi mental mereka. Sebagai pimpinan komisi IV, Fuaddi berharap bagi yang melaksanakan urusan gempa ini berbuat sesuai juklak dan juknis yang berlaku.

“Tidak ada kata puas dan tidaknya. Tidak ada yang sempurna,” pungkasnya. (jho)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Gerindra-PDIP Makin Lengket

Read Next

Jaga Silaturahim, Korem Gelar Pembinaan Rohani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular