Sudah Kompak, Hasil Tangkapan Memuaskan

MENUNJUKKAN: Seorang ibu menunjukkan nyale hasil tangkapannya, kemarin. ( JAYADI/RADAR MANDALIKA )

Nyale Tumpah di Pantai Seger

PRAYA-Pesta rakyat bau nyale (tangkap cacing laut, Red) cukup memuaskan tahun 2019 ini. Sebagian besar warga dan wisatawan yang berkunjung menyaksikan secara langsung proses penangkapan nyale. Hasil yang memuaskan ini, tidak lain setelah para tokoh di Gumi Tastura menyatukan jadwal penangkapan bau nyale. Yakni, dari tanggal 24 sampai 25 Februari.

“Ini baru namanya nyale tumpah,” kata Subandi salah satu warga yang menangkap nyale, pagi kemarin di Kuta.

Dia mengaku, beberapa tahun belakang ini di acara pemerintah nyale selalu meleset, alias tidak ada yang keluar. Namun kali ini, warga memberikan acungan jempol. “Semoga tahun mendatang juga akan lebih banyak lagi,” harapnya.

Informasi yang diterima Radar Mandalika, bukan hanya di Seger saja nyale tumpah. Di Mertak, Selong Belanak, dan titik lainnya nyale juga tumpah. Artinya, jadwal yang telat ditetapkan tepat.

Sebelum bau nyale dilakukan, dilakukan sejumlah rangkaian kegiatan di malam puncak. Bahkan, salah satu penyanyi ibu kota Cakra Khan juga berkesempatan hadir menghibur warga di lokasi acara.

Wakil Bupati Loteng, HL Pathul Bahri menegaskan,  dengan semakin meriahnya perayaan bau nyale ini,  diharapkan akan mampu mendongkrak pariwisata NTB ke depannya.  Apalagi, event sudah berdampak bagi perekonomian masyarakat.  Tidak lupa pihaknya, mengucapkan terimakash kepada semua pihak, baik Pemprov NTB maupun pemerintah pusat yang telah mendukung kegiatan ini.

BACA JUGA  Dukung Bidan Desa Jadi PNS

 “Dengan masuknya bau nyale sebagai event nasional. Maka diharapkan ke depan akan semakin meriah lagi,” harapnya.

Wabup menegaskan, tradisi bau nyale ini  merupakan legenda turun temurun dari nenek moyang, sehingga memang semua pihak harus tetap melestarikan. Selain itu, pergelaran nyale ini bisa diamabil menjadi pembelajaran untuk bagaimana mempersatukan masyarakat dan rela berkorban demi kemajuan masyarakat dan demi menjaga Kamtibmas.  

“Dengan meriahnya pelaksanaan bau nyale ini, kami harap akan membuat wisata kita akan normal ke depanya,” harapnya lagi.

Menurut Wabup,  pihaknya berjanji akan terus melaksanakan berbagai event untuk mempromosikan pariwisata ke depanya. Sehingga, pihaknya juga mengharapkan agar pemerintah provinsi maupun pusat untuk tetap mendukung segala event yang dilaksanakan.  Jika pariwisata lebih maju, tentu perekonomian masyarakat juga akan terus bergerak. Dampak lain, angka kemiskinanpun akan terus mengalami penurunan. 

Sementara itu,  Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah menyampaikan, festival bau nyale ini memang betul- betul dihajatkan menjadi pendorong bagi laju kemajuan pariwisata NTB. Terutama bagi, Kabupaten Lombok Tengah.  Dengan event yang setiap tahun ini dilaksanakan, diharapkan akan memancing para wisatawan untuk berkujung.  “Mari kita sama- sama menjaga NTB yang bersih, lestari dan nyaman untuk Indonesia,” kata Rohmi, Minggu malam.

BACA JUGA  Sekjen KNPI Sebut Ada yang Cemburu

Dalam kesempatan itu, Rohmi mengajak semua pihak yang ada untuk bersama- sama mengambil pembelajaran yang berharga dengan keberadaan Putri Mandalika. Dimana sosok yang bijak dan rela berkorban demi menjaga kondusifitas daerah. “Mudahan pada legenda ini kita bisa ambil hikmah dari cerita Putri Mandalika,” kata Rohmi.

Sementara, Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Multikultural, Esthy Reko Astuti menambahkan, dari 100 event kepariwisataan yang masuk dalam calendar event nasional Kemenpar, salah satunya Festival Pesona Bau Nyale. Sehingga, pihaknya dari Kemenpar sangat konsen menggarap pelaksanaan tradisi Bau Nyale ini, dengan tujuan agar bisa memikat wisatawan untuk datang berkujung.

Selain Festival Pesona Bau Nyale sambungnya, ada tiga event pariwisata lainnya di NTB yang mendapatkan dukungan dari Kemenpa. Yaitu, Bulan Budaya Lombok Sumbawa, Festival Senggigi, dan Festival Tambora. “Keempat event pariwisata di NTB ini kalau betul-betul dilaksanakan secara menarik dan profesional, maka untuk target kunjungan 4 juta wisatawan ke NTB pasti akan terealisasi,” yakin Esthy.(jay/r1)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

BUMDes Selong Belanak Lebarkan Sayap

Read Next

Tangkapan Nyale Melimpah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular