Tak Ada Pungli Korban Gempa!

KLARIFIKASI: Kadus Ceking bersama Bhabinkamtibmas Tanak Beak, Bripka Agus Ariawan, Bhabinsa, Sirtu Alamudin memberikan klarifikasi kepada media, kemarin. ( HAFIDZ/RADAR MANDALIKA )

BKU—Dugaan pungutan liar (pungli) pada bantuan rehab rekonstruksi di Desa Tanak Beak dibantah Kadus Ceking, H Haerul Anam. Dia menjelaskan, dirinya tetap melakukan pengawasan bersama pihak keamanan dalam penyaluran bantuan, sosialiasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) ke Pokmas, hingga pembelian bahan material yang dibutuhkan penerima bantuan.

“Kita beli pasir bagus di Sedau, semen juga kita berikan yang berkualitas. Dana yang diberikan kepada Pokmas juga merata, tidak ada potongan,” tegasnya.

Begitu juga dilontarkan Bendahara Pokmas Dusun Ceking, Sadri. Kata dia, di Dusun Ceking terdapat dua Pokmas yang sudah terbentuk. Dalam menyasar warga yang rumahnya tergolong rusak berat, pihaknya tidak pernah melakukan ‘main mata’ dengan fasilitator seperti yang dituduhkan.

BACA JUGA  Wisatawan Wajib Nginap di Loteng

“Semua bekerja sesuai tupoksi masing-masing kok. Tidak ada yang bermain di sini,” jelasnya.

Terpisah, Kades Tanak Benak, Maknum justru mengaku tidak memiliki hak untuk mengintervensi pembangunan 30 lebih rumah di Dusun Ceking dan dusun lainnya. Hanya saja, dirinya selaku pelayan masyarakat acapkali mendengar keluhan warga, bahwa material pembangunan rumah yang diberikan kualitasnya kurang baik.

“Kalau ada keluhan warga, masa kami diam? Makanya kami harap Perkim melihat kinerja anak buahnya di bawah. Okelah di Dusun Ceking tidak ada pungli, lantas bagaimana dengan dusun lain?” tukasnya. (fiz)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

Saba Bikin Website Desa

Read Next

Pengusaha Homestay di Lingkar KEK Mandalika Dilatih Manajerial

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular