Zul Diminta Jangan Dengar Pembisik

Zainal Asikin
( IST/RADAR MANDALIKA )

MATARAM –  Mutasi yang akan dilakukan di lingkup Pemprov NTB dalam waktu dekat, mendapat sorotan dari unsur akademisi di Mataram. Gubernur NTB, Zulkieflimansyah diminta tidak perlu menempatkan orang karena bisikan orang-orang dekat yang belum tentu memahami pembangunan ke depan.

Gubernur dalam hal ini, diminta betul-betul profesional mengingat orang-orang yang akan duduk di birokrasi menjadi perpanjangan tangan gubernur dalam melaksanakan amanahnya memimpin NTB lima tahun ke depan.

Guru besar Universitas Mataram, Zainal Asikin meminta gubernur bisa menempatkan orang yang duduk di OPD benar-benar yang profesional, mempunyai rekam jejak yang baik. Mereka harus memahami visi-misi kepala daerah dan yang terpenting kata dia, bebas dari kasus hukum. Profesor ahli hukum itu mengingatkan, gubernur jangan sampai  mempromosikan orang yang sudah masuk ranah hukum meski masih dugaan harusnya ditanya ke penyidik terlebih dahulu tentang keterlbatannya.

“Ini penting harus clear dan clean dari kasus hukum,”

pesan Asikin di Mataram kemarin.

Tidak saja itu, Asikin juga mengingatkan gubernur jangan sekali kali terpengaruh oleh satu Ormas tertentu ataupun titipan dari partai pendukung. Gubernur harus bebas dari dari pengaruh orang luar yang tidak paham ranah birokrasi. “Yang penting cari orang-orang yang menguasai dan paham,” katanya.

BACA JUGA  Minta Kejari Jangan Gantung Kasus

Secara pribadi Asikin sangat mendukung mutasi yang dilakukan oleh gubernur, jika tujuannya meningkatkan kinerja birokrasi. Gubernur kata dia harus bisa memilih SDM yang benar-benar mumpuni. Zul kata dia, orang baru orang baru belum mengetahui banyak kualitas SDM birokrasi. Sehingga mereka yang akan ditempatkan tentu dengan berbagi peringatan.

“Jangan hanya dengar para pembisik,” katanya.

Asikin sempat menyinggung kondisi NTB pasca gempa ini dimana pariwisata menjadi PR besar bagi pasangan Zul-Rohmi. Selama ini, dinas pariwisata di bawah komando Lalu Moh Faozal itu melihat masih banyak kelemahan dimana Dispar belum bisa membangkitkan pariwisata NTB yang terpuruk pasca gempa. Penurunan kondisi pariwisata sangat berdampak pada ekonomi daerah.

BACA JUGA  Kepala Daerah Bisa Diberhentikan

“Ini PR besarnya membangkitkan pariwisata NTB yang terpuruk pasca gempa,” ujarnya.

Tak saja soal pariwisata, Asikin juga menyinggung program sektor pertanian dan perkebunan yang harus mendukung sektor pariwisata. Asikin tampak belum melihat kesinambungan program pariwisata dengan dengan pertanian dan perkebunan.

“Progam sektor pertanian dan perkebunan yang mendukung pariwisata. Ini juga jadi PR,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengapresiasi apa yang menjadi masukan publik demi pembangunan NTB ke depan. Menurutnya itu masukan yang bagus. “Siap ditampung,” jawab singkat gubernur NTB. (jho/r1)

Spread the love
  • 8
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    8
    Shares

Redaksi RadarMandalika

Read Previous

IPNU NTB Deklarasikan Pemilu Damai

Read Next

Sudah Saatnya Perempuan NTB Tampil di Senayan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular